55 NEWS – Istana Merdeka menjadi saksi bisu rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Agenda utamanya? Percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inisiatif ambisius ini diklaim mampu mendongkrak perekonomian desa dan memangkas rantai pasok barang kebutuhan pokok masyarakat.

Related Post
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan perkembangan pesat pembentukan Koperasi Merah Putih. Angka fantastis 9.835 unit koperasi telah terbentuk di seluruh Indonesia hingga Kamis (8/5/2025) sore. Zulhas menekankan, angka tersebut masih terus bertambah setiap harinya. Keberhasilan ini sejalan dengan diterbitkannya payung hukum yang mempercepat pembentukan koperasi tersebut.

"Sampai tadi sore karena setiap hari berkembang terus," tegas Zulhas kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Lebih lanjut, Zulhas menjelaskan peran krusial Koperasi Merah Putih dalam memangkas jalur distribusi yang panjang antara produsen dan konsumen. Hal ini diharapkan dapat menekan harga dan menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok. Selain itu, koperasi ini juga akan menjadi ujung tombak penyaluran berbagai bantuan pemerintah, seperti pupuk bersubsidi dan tabung gas elpiji, langsung kepada masyarakat. Langkah ini diyakini akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyaluran bantuan. Rapat terbatas tersebut tentunya membahas strategi lebih lanjut untuk memastikan keberhasilan program ini dan dampaknya terhadap perekonomian nasional. Informasi lebih detail mengenai isi rapat masih dirahasiakan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar