55 NEWS – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sukses mencatatkan laba bersih fantastis di kuartal I-2025, mencapai Rp2,32 triliun. Angka ini merupakan lonjakan spektakuler hampir 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya sebesar Rp210,59 miliar. Kinerja gemilang ini tak lepas dari strategi transformasi perusahaan yang fokus pada efisiensi operasional, inovasi digital, dan ekspansi pasar domestik yang agresif. 55tv.co.id berhasil mengungkap rahasia di balik kesuksesan Antam ini.

Related Post
Keberhasilan Antam juga terlihat dari Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) yang melesat 518% menjadi Rp3,26 triliun, jauh di atas angka Rp527,61 miliar pada kuartal I-2024. Laba usaha pun berbalik positif menjadi Rp2,69 triliun, membalikkan kerugian Rp491,9 miliar di periode sebelumnya.

Direktur Utama ANTAM, Nico Kanter, menjelaskan bahwa lonjakan laba ini merupakan buah dari penerapan operation excellence, efisiensi biaya, dan strategi pemasaran yang inovatif. "Kami terus mengedepankan operation excellence dan penerapan good mining practice untuk mengoptimalkan kinerja perusahaan. ANTAM juga fokus pada strategi pemasaran yang inovatif, efisiensi biaya yang solid, serta menjaga struktur cash cost yang kompetitif," ujar Nico dalam Earnings Call di Jakarta, Jumat (9/5/2025).
Pendapatan bersih ANTAM juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp26,15 triliun, atau naik 203% dari Rp8,62 triliun pada kuartal I-2024. Penjualan domestik menjadi tulang punggung pendapatan, menyumbang Rp24,83 triliun atau sekitar 95% dari total penjualan.
Emas masih menjadi komoditas andalan, berkontribusi 83% terhadap total pendapatan dengan penjualan mencapai Rp21,61 triliun, meningkat 182%. Volume penjualan emas juga naik 93% menjadi 13.739 kg, didorong oleh aplikasi ANTAM Logam Mulia yang memudahkan transaksi emas fisik secara digital.
Sementara itu, penjualan nikel melonjak dramatis hingga 581% menjadi Rp3,77 triliun. Produksi feronikel mencapai 4.498 ton nikel dalam feronikel (TNi), dengan volume penjualan 4.839 TNi. Produksi bijih nikel meningkat 221% menjadi 4,63 juta wet metric ton (wmt), dan penjualannya tumbuh 281% menjadi 3,83 juta wmt. Penjualan bauksit dan alumina juga ikut naik 102% menjadi Rp708,75 miliar.
Kesimpulannya, kinerja keuangan ANTAM di kuartal I-2025 menunjukkan tren positif yang signifikan. Strategi yang tepat dan fokus pada efisiensi serta inovasi menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar