55 NEWS – Indonesia tengah berupaya menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang revolusioner: kemandirian desa. Bukan hanya sekadar wacana, langkah nyata telah dilakukan untuk memberdayakan masyarakat desa agar mampu mandiri secara ekonomi dan energi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Inisiatif ini diyakini akan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata.

Related Post
Salah satu strategi kunci adalah Festival Suadesa 2025. Festival ini dirancang untuk menjadi penggerak utama perekonomian desa dengan cara mempromosikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta menggali potensi sumber daya desa, seperti destinasi wisata dan kekayaan seni budaya.

"Festival ini diharapkan menjadi pesta rakyat yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru, dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya lokal," jelas Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (10/5/2025). "Partisipasi aktif masyarakat juga diharapkan memperkuat ikatan sosial dan melestarikan budaya lokal."
Lebih lanjut, PGN, sebagai Subholding Gas Pertamina, turut berperan aktif dalam membangun ekosistem ini. Mereka menyediakan energi ramah lingkungan, termasuk moda transportasi gas berbasis Cylinder CNG dengan merek Gaslink C-Cyl, untuk memenuhi kebutuhan gas bagi pelaku UMKM kuliner.
Kolaborasi PGN dengan Balkondes dan Desa Karangrejo menjadi contoh nyata pemanfaatan ekosistem gas bumi dan energi hijau (solar panel). Energi tersebut digunakan untuk mendukung operasional penginapan, UMKM, dapur, penerangan listrik, dan kebutuhan hospitality di Balkondes, serta untuk masyarakat dan Gasblock.
"Ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memajukan ekonomi desa," tambah Fajriyah. "Desa Karangrejo memiliki potensi besar di sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Kami berharap Festival Suadesa akan memberikan dampak positif bagi perkembangan Desa Karangrejo dan desa-desa lainnya." Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi model bagi pengembangan ekonomi desa di seluruh Indonesia, menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Editor: Akbar Soaks









Tinggalkan komentar