55 NEWS – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman akhirnya angkat bicara mengenai fenomena membanjirnya singkong impor di pasar Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa akar masalahnya terletak pada para pengusaha dalam negeri yang memiliki perkebunan singkong di luar negeri dan kemudian mengimpor hasil panennya ke Indonesia.

Related Post
"Biasanya, pemilik pabrik itu punya perkebunan di luar negeri. Mereka mengirimkan hasil panennya ke dalam negeri, tentu saja harganya lebih murah karena mereka membudidayakan sendiri," ujar Mentan Amran saat ditemui di kediamannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2025).

Mentan Amran menegaskan bahwa praktik ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia menekankan pentingnya keberpihakan pada petani lokal dalam setiap rantai pasok industri pertanian. "Ini tidak boleh dibiarkan, kita harus prioritaskan petani dalam negeri," tegasnya. Pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk melindungi petani singkong lokal dan memastikan mereka mendapatkan harga yang adil untuk hasil panen mereka. Kebijakan yang berpihak pada petani lokal akan segera diimplementasikan untuk menyeimbangkan pasar dan mendorong produksi singkong dalam negeri.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar