Terungkap! Rahasia RI Kejar Nol Emisi: Industri Baja Hijau Jadi Kunci?

Terungkap! Rahasia RI Kejar Nol Emisi: Industri Baja Hijau Jadi Kunci?

55 NEWS – Industri baja, pilar penting pembangunan infrastruktur Indonesia, kini berada di garis depan upaya dekarbonisasi nasional. Sektor ini, yang saat ini menyumbang sekitar 4,9% dari total emisi industri nasional atau setara 20-30 juta ton karbon dioksida (CO2) per tahun, dituntut untuk bertransformasi menuju praktik yang lebih ramah lingkungan demi mencapai target nol emisi bersih (Net Zero Emission).

COLLABMEDIANET

Meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dari produksi baja konvensional, terutama yang menggunakan teknologi blast furnace yang menghasilkan emisi tinggi, mendorong inovasi dan adopsi teknologi rendah karbon. Langkah-langkah strategis seperti pembaruan teknologi produksi, peningkatan efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, dan optimalisasi daur ulang baja menjadi kunci dalam mengurangi jejak karbon industri ini.

 Terungkap! Rahasia RI Kejar Nol Emisi: Industri Baja Hijau Jadi Kunci?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) menjadi salah satu pionir dalam upaya ini dengan memproduksi baja rendah emisi karbon, Fortise dan Fortise+. Produk baja ramah lingkungan ini dirancang untuk memenuhi tuntutan industri global akan keberlanjutan dan ketahanan material, serta mendukung ekonomi sirkular.

Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian, Dodiet Prasetyo, menekankan pentingnya baja rendah emisi dalam mendorong dekarbonisasi industri baja nasional. "Industri baja memegang peranan penting dalam pembangunan infrastruktur, pendukung ekonomi yang inklusif, dan berkelanjutan. Upaya dekarbonisasi melalui baja green steel menjadi bukti konkrit Indonesia menuju net-zero emission. Ini hanya bisa tercapai dengan kolaborasi erat antara industri dan pemerintah," ujarnya dalam sebuah acara di Jakarta.

Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi krusial dalam mewujudkan industri baja yang berkelanjutan. Dukungan pemerintah dalam bentuk regulasi, insentif, dan investasi dalam teknologi hijau akan mempercepat transisi industri baja menuju emisi nol bersih, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar