Prabowo Gebrak! Kemiskinan Ekstrem Ditargetkan Lenyap, Strategi Data Tunggal Jadi Senjata Rahasia?

Prabowo Gebrak! Kemiskinan Ekstrem Ditargetkan Lenyap, Strategi Data Tunggal Jadi Senjata Rahasia?

55 NEWS – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan target ambisius untuk menekan angka kemiskinan ekstrem hingga 0% dalam waktu sesingkat mungkin. Hal ini disampaikan dalam Pidato Kenegaraan di Kompleks Parlemen, Jumat (15 Agustus 2025). Pemerintah, melalui Kabinet Merah Putih, menerapkan pendekatan komprehensif dalam 10 bulan terakhir untuk memerangi kemiskinan.

COLLABMEDIANET

Langkah strategis yang diambil adalah pembentukan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). "Untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik Indonesia, kami bentuk sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)," tegas Presiden Prabowo. Sistem ini diharapkan mampu memastikan program-program pemerintah tepat sasaran bagi masyarakat miskin.

 Prabowo Gebrak! Kemiskinan Ekstrem Ditargetkan Lenyap, Strategi Data Tunggal Jadi Senjata Rahasia?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

DTSEN juga berperan penting dalam menjaring anak-anak Indonesia yang berhak mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat. Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa 100 Sekolah Rakyat telah dibangun, dan rencananya akan ditambah menjadi 300 sekolah. Tujuannya adalah memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk belajar tanpa hambatan, memiliki fasilitas yang layak seperti kasur, selimut, komputer, meja belajar, dan tumbuh di lingkungan yang suportif.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan memberikan harapan bagi generasi penerus bangsa. Dengan DTSEN, diharapkan anak-anak dari keluarga tidak mampu dapat meraih kesuksesan di masa depan. Pemerintah optimis target penurunan kemiskinan ekstrem dapat tercapai dengan strategi yang terukur dan implementasi yang efektif.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar