55 NEWS – Wall Street kembali bergejolak setelah pembukaan perdagangan Selasa (26/8/2025) waktu setempat. Indeks-indeks utama seperti Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq kompak melemah, menyeret investor ke dalam pusaran kekhawatiran. Pemicunya? Tak lain adalah langkah kontroversial Presiden Donald Trump yang secara tiba-tiba memberhentikan Deputi Gubernur The Federal Reserve (The Fed), Lisa Cook.

Related Post
Keputusan ini sontak memicu gelombang pertanyaan dan spekulasi di kalangan pelaku pasar. Pemberhentian Cook dinilai sebagai ancaman terhadap independensi bank sentral AS, sebuah pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi negara adidaya tersebut. Dow Jones langsung merespons dengan penurunan 70 poin atau 0,2 persen, diikuti S&P 500 yang melemah 6 poin atau 0,1 persen, serta Nasdaq yang terkoreksi 19 poin atau 0,1 persen.

Sentimen negatif ini semakin diperparah oleh pengumuman Trump melalui media sosial yang menuduh Cook terlibat dalam dugaan penipuan hipotek. Tuduhan ini sebelumnya sempat dilontarkan oleh Direktur Federal Housing Finance Agency, William Pulte, pada awal Agustus lalu.
Cook sendiri telah membantah semua tuduhan tersebut dan menegaskan tidak akan mengundurkan diri. Namun, pemecatan ini semakin memperkuat dugaan bahwa Trump sedang berupaya memperbesar pengaruhnya terhadap kebijakan suku bunga The Fed, sebuah langkah yang dapat mengganggu keseimbangan dan kepercayaan pasar.
Di tengah gejolak ini, pelaku pasar juga menantikan rilis data ekonomi AS yang krusial, termasuk indeks harga rumah Case-Shiller, indeks manufaktur The Fed Richmond, serta tingkat kepercayaan konsumen. Data-data ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi ekonomi AS dan arah kebijakan The Fed ke depan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar