Lifting Migas Terancam Meleset? Menteri Bahlil Beri Tugas Mendesak Dirjen Baru!

Lifting Migas Terancam Meleset? Menteri Bahlil Beri Tugas Mendesak Dirjen Baru!

55 NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, resmi melantik Laode Sulaeman sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang baru. Pelantikan berlangsung di Gedung Chairul Saleh, Kantor Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jakarta. Bahlil memberikan tugas berat kepada Laode untuk segera berkoordinasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) demi mengejar target lifting migas nasional.

COLLABMEDIANET

Bahlil mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi lifting migas Indonesia yang belum optimal. "Salah satu tugas utama Bapak Dirjen Migas adalah membantu saya mewujudkan kedaulatan energi melalui peningkatan lifting. Kita semua tahu bahwa lifting kita belum sebaik sebelum tahun 2020. Saat ini, laporan yang saya terima menunjukkan produksi sekitar 600 ribu barel, sementara target kita di tahun 2025 adalah 605.000 barel," ujar Bahlil usai pelantikan, Jumat (29/08/2025).

 Lifting Migas Terancam Meleset? Menteri Bahlil Beri Tugas Mendesak Dirjen Baru!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Mengingat waktu yang semakin mepet, Bahlil menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi intensif antara Dirjen Migas, SKK Migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), serta Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Lifting Migas. Koordinasi yang solid dinilai menjadi kunci untuk memastikan kebijakan dan implementasi teknis di lapangan berjalan efektif dan selaras. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan target lifting migas 605.000 barel di tahun 2025 dapat tercapai, sehingga memperkuat kedaulatan energi Indonesia. Informasi ini dilansir dari 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar