55 NEWS – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Shell masih menghantui sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hingga hari ini. Meskipun beberapa SPBU masih beroperasi, ketersediaan jenis BBM menjadi permasalahan utama. Pantauan 55tv.co.id di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua varian BBM Shell dapat ditemukan dengan mudah.

Related Post
Di sebuah SPBU yang terletak di rest area Tol Jagorawi, seorang petugas mengungkapkan bahwa pasokan bahan bakar telah terhenti selama tiga hari terakhir. "Sudah tiga hari tidak ada pasokan. Ini baru ada, tapi hanya Shell V-Power," ungkap petugas tersebut pada Minggu (31/8/2025). Ketidakpastian meliputi penyebab kelangkaan ini, dengan petugas tersebut menyatakan ketidaktahuannya mengenai akar permasalahan.

Sebelumnya, Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, mengakui adanya kendala dalam ketersediaan stok BBM di beberapa SPBU. Dalam keterangannya, Ingrid menyebutkan bahwa produk-produk seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ menjadi yang paling terdampak oleh kelangkaan ini.
Meskipun demikian, Ingrid menegaskan bahwa SPBU Shell tetap berkomitmen untuk melayani pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel dan layanan lainnya. "SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel dan layanan lainnya; termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell," ujarnya seperti dikutip 55tv.co.id.
Kelangkaan ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan konsumen dan pengamat industri. Apa sebenarnya yang menyebabkan gangguan pasokan BBM Shell? Apakah ini masalah sementara atau indikasi masalah yang lebih dalam dalam rantai pasokan energi? Masyarakat berharap agar Shell segera menemukan solusi agar ketersediaan BBM kembali normal dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar