55 NEWS – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyerukan kepada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk segera membuka ruang dialog dengan masyarakat. Langkah ini dianggap krusial untuk meredakan kekecewaan publik yang semakin meningkat dan memulihkan kondisi ekonomi nasional yang tengah tertekan.

Related Post
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, Akbar Himawan Buchari, menyampaikan keprihatinannya atas situasi ekonomi global yang tidak menentu. Ia menekankan pentingnya semangat nasionalisme dan kerja sama dari seluruh elemen bangsa untuk memperkuat ekonomi domestik sebagai benteng pertahanan terbaik.

"Dengan kerendahan hati, kami meminta agar penyelenggara negara membuka ruang dialog, duduk bersama dengan masyarakat," ujar Akbar, Minggu (31/8/2025).
Kondisi ekonomi Indonesia saat ini memang tengah menghadapi tantangan berat. Data dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan adanya arus modal asing keluar dari pasar keuangan domestik yang mencapai Rp250 miliar dalam periode 25-28 Agustus 2025. Hal ini semakin memperburuk kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus mengalami penurunan dan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap mata uang asing.
Hipmi berharap, dengan adanya dialog yang konstruktif antara pemerintah, DPR, dan masyarakat, solusi terbaik dapat ditemukan untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang ada dan membawa Indonesia kembali pada jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar