55 NEWS – Operator SPBU swasta seperti Shell dan lainnya akhirnya sepakat untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) dari PT Pertamina (Persero). Namun, jangan salah sangka, yang mereka beli bukanlah BBM siap pakai yang langsung bisa dijual ke konsumen. Melainkan, sebuah "bahan dasar" atau base fuel murni yang masih perlu diolah lebih lanjut.

Related Post
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa kesepakatan ini memungkinkan SPBU swasta untuk mendapatkan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi unik yang mereka inginkan. Dengan kata lain, mereka bisa menciptakan "racikan" BBM sendiri yang berbeda dari produk Pertamina.

Bahan bakar murni ini akan dipasok dari kuota impor Pertamina yang masih tersedia. Setelah tiba di Indonesia, base fuel tersebut akan langsung dikirim ke tangki penyimpanan milik SPBU swasta untuk diproses lebih lanjut sebelum akhirnya dijual ke masyarakat.
"Karena pasokan Pertamina yang sekarang sudah dicampur, kemungkinan besar impornya adalah impor baru," ungkap Bahlil. Ia juga menjamin bahwa bahan bakar murni ini akan tiba di tangki SPBU swasta dalam waktu sekitar tujuh hari setelah kontrak pembelian disepakati pada Jumat, 19 September.
"Kalau ditanya mulai kapan berjalan, mulai hari ini sudah berjalan, nanti dilanjutkan dengan rapat teknis. Insyaallah paling lambat 7 hari barang sudah masuk ke Indonesia," tegas Bahlil.
Dengan kesepakatan ini, persaingan di pasar BBM tanah air diperkirakan akan semakin menarik. Konsumen pun akan memiliki lebih banyak pilihan BBM dengan karakteristik yang berbeda-beda. Kita tunggu saja kejutan apa yang akan dihadirkan oleh SPBU swasta dengan "ramuan ajaib" mereka!
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar