55 NEWS – CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, mengumumkan keberhasilan penjualan Patriot Bond senilai Rp50 triliun. Obligasi yang mendapat sambutan hangat dari pasar ini, dananya akan dialokasikan untuk memacu pengembangan proyek-proyek waste to energy (WtE) dan energi baru terbarukan (EBT).

Related Post
Rosan menjelaskan, antusiasme investor terhadap Patriot Bond menunjukkan komitmen kuat terhadap transisi energi di Indonesia. "Patriot, Alhamdulillah, sesuai target sebesar Rp50 triliun, fully subscribe ya. Dana ini akan kita gunakan untuk waste to energy, jadi memang inline," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Dana segar hasil penerbitan obligasi tersebut, menurut Rosan, sudah siap digunakan. Danantara berencana untuk segera meluncurkan proses tender proyek-proyek energi bersih dalam waktu dekat. "Dananya juga siap, sudah beres, masuk. Kemudian waste to energy kita launching, jadi harapannya pada akhir Oktober ini kita akan mulai proses tendernya untuk waste to energy," imbuhnya.
Ketika ditanya mengenai keterlibatan 46 perusahaan konglomerasi sebagai investor dalam Patriot Bond, Rosan memilih untuk tidak memberikan rincian lebih lanjut. Namun, ia memastikan bahwa partisipasi investor besar ini semakin memperkuat komitmen Danantara dalam mewujudkan proyek-proyek strategis di sektor energi bersih. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor energi terbarukan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar