Aceh Tamiang Siap Sambut Era Baru! Proyek Hunian Darurat Capai 75%, Ratusan Jiwa Bakal Pindah ke Tempat Tinggal Layak Berfasilitas Lengkap, Kapan Tepatnya?

Aceh Tamiang Siap Sambut Era Baru! Proyek Hunian Darurat Capai 75%, Ratusan Jiwa Bakal Pindah ke Tempat Tinggal Layak Berfasilitas Lengkap, Kapan Tepatnya?

55 NEWS – Progres pembangunan hunian sementara (huntara) di wilayah terdampak bencana Aceh Tamiang menunjukkan capaian signifikan, dengan realisasi konstruksi mencapai 75%. Tujuh blok hunian modular yang krusial ini, dirancang untuk menampung ratusan jiwa, dijadwalkan rampung sepenuhnya pada Sabtu, 10 Januari 2026. Penuntasan proyek ini menandai langkah strategis dalam upaya pemulihan pasca-bencana dan penyediaan infrastruktur dasar yang layak bagi masyarakat.

COLLABMEDIANET

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, dalam pernyataannya pada Rabu (7/1/2026), menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Kami berkomitmen untuk mendukung penuh BNPB. Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat," ujar Dody, menekankan pentingnya investasi sosial dalam penyediaan hunian yang manusiawi. Ia menambahkan, kawasan hunian ini tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi, yang merupakan komponen vital dalam menjaga kesehatan dan produktivitas warga.

Aceh Tamiang Siap Sambut Era Baru! Proyek Hunian Darurat Capai 75%, Ratusan Jiwa Bakal Pindah ke Tempat Tinggal Layak Berfasilitas Lengkap, Kapan Tepatnya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Proyek huntara ini terdiri dari tujuh blok bangunan modular yang berlokasi strategis di Gampong Bundar, Aceh Tamiang. Setiap blok dirancang untuk mengakomodasi 12 kepala keluarga (KK). Namun, satu dari tujuh blok tersebut saat ini masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material konstruksi, mengingat posisinya yang berada di bagian depan lokasi dan berbatasan langsung dengan akses jalan utama. Penataan logistik ini memastikan efisiensi dalam proses pembangunan tanpa mengganggu progres keseluruhan.

Secara keseluruhan, kompleks hunian sementara di Aceh Tamiang ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 84 KK, atau setara dengan 336 jiwa, dalam satu lokasi terpadu. Dengan kapasitas 12 KK atau sekitar 48 individu per blok, setiap unit dirancang untuk memberikan kenyamanan dan privasi yang optimal. Fasilitas pendukung yang komprehensif juga telah disiapkan, meliputi toilet komunal yang higienis, instalasi listrik dan sistem pencahayaan yang memadai, serta jaringan air bersih dan sanitasi yang handal. Kelengkapan infrastruktur ini esensial untuk menunjang aktivitas harian dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, sekaligus memfasilitasi pemulihan ekonomi mikro di tingkat komunitas yang terdampak.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar