55 NEWS – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) secara resmi meluncurkan penawaran awal Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025, sebuah langkah besar yang menargetkan perolehan dana segar hingga Rp5 triliun. Aksi korporasi ini bukan sekadar mencari pendanaan, melainkan juga wujud komitmen Bank Mandiri dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional dan memperkuat struktur permodalan.

Related Post
Direktur Treasury and International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menyatakan bahwa penerbitan obligasi ini merupakan respons terhadap kebutuhan pembiayaan yang semakin relevan dengan transformasi ekonomi. "Kami ingin memastikan pertumbuhan bisnis sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/12/2025).

Dana yang terkumpul dari penerbitan obligasi ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk membiayai atau membiayai kembali proyek-proyek yang sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Ini mencakup proyek-proyek yang berwawasan lingkungan dan sosial, sejalan dengan Kerangka Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial.
Langkah Bank Mandiri ini menunjukkan keseriusan sektor perbankan dalam mendukung transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan. Ari Rizaldi menekankan bahwa kebutuhan akan pendanaan berkelanjutan terus meningkat seiring dengan semakin ketatnya standar ESG dalam praktik bisnis. Dengan menerbitkan obligasi keberlanjutan, Bank Mandiri tidak hanya memperkuat posisinya di pasar modal, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. Para investor kini memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan sosial. Informasi lebih lanjut mengenai obligasi ini dapat diakses melalui situs resmi 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar