Bursa Calon Pimpinan OJK Memanas! DPR Siap Uji Kepatutan, Siapa yang Akan Mengawal Stabilitas Keuangan RI di Tengah Tantangan Global?

Bursa Calon Pimpinan OJK Memanas! DPR Siap Uji Kepatutan, Siapa yang Akan Mengawal Stabilitas Keuangan RI di Tengah Tantangan Global?

55 NEWS – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersiap menyaring calon-calon pemimpin baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengumumkan bahwa pimpinan dewan telah menerima surat dari Presiden Republik Indonesia mengenai daftar kandidat yang akan mengisi posisi strategis di lembaga pengawas sektor keuangan tersebut. Proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) akan segera digulirkan, menandai babak krusial bagi masa depan stabilitas keuangan nasional.

COLLABMEDIANET

Dalam Rapat Paripurna ke-15 DPR RI yang digelar pada Selasa, 10 Maret 2026, Puan Maharani secara resmi menyampaikan informasi penting ini. "Sidang dewan yang terhormat, hadirin yang kami muliakan. Perlu kami beritahukan bahwa pimpinan dewan telah menerima surat dari Presiden Republik Indonesia Nomor R-09 tanggal 9 Maret 2026 perihal Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK," jelas Puan, sebagaimana dikutip dari 55tv.co.id.

Bursa Calon Pimpinan OJK Memanas! DPR Siap Uji Kepatutan, Siapa yang Akan Mengawal Stabilitas Keuangan RI di Tengah Tantangan Global?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menanggapi surat tersebut, Puan segera meminta persetujuan dari seluruh fraksi di DPR untuk menugaskan Komisi XI DPR RI, yang membidangi keuangan dan perbankan, untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan. Permintaan ini disambut dengan persetujuan bulat dari peserta rapat, menunjukkan konsensus politik terhadap pentingnya proses seleksi ini.

Tidak hanya itu, Puan juga memastikan bahwa hasil dari fit and proper test tersebut akan segera dibawa ke Rapat Paripurna berikutnya pada Kamis, 12 Maret 2026, untuk pengambilan keputusan final. Kecepatan proses ini mengindikasikan urgensi pengisian posisi Dewan Komisioner OJK demi menjaga kesinambungan fungsi pengawasan sektor keuangan.

Sebanyak 20 nama telah lolos seleksi administratif dan siap menghadapi serangkaian pengujian di Komisi XI. Daftar ini mencerminkan beragam latar belakang dan keahlian di sektor keuangan, mulai dari pejabat Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, hingga internal OJK sendiri. Di antara nama-nama yang akan diuji adalah Adi Budiarso, Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya di Kementerian Keuangan; Agus Sugiarto, Komisaris Independen PT Danantara Asset Management; serta Anton Daryono, Direktur Eksekutif atau Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen di Bank Indonesia.

Selain itu, terdapat pula Ary Zulfikar dari Lembaga Penjamin Simpanan, Bambang Mukti Riyadi dan Darmansyah yang saat ini menjabat Deputi Komisioner di OJK, serta Boby Wahyu Hernawan dari Kementerian Keuangan. Kehadiran nama-nama seperti Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, dan Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, menunjukkan potensi regenerasi dan keberlanjutan kepemimpinan dari internal lembaga.

Penentuan Dewan Komisioner OJK yang baru ini sangat vital mengingat peran strategis OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, melindungi konsumen, serta mengembangkan sektor jasa keuangan di Indonesia. Sosok-sosok yang terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar dalam menghadapi dinamika ekonomi global dan domestik yang semakin kompleks, memastikan sektor keuangan tetap resilien dan adaptif.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar