55 NEWS – Emiten yang melibatkan aktris Cinta Laura Kiehl, PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), tengah bersiap untuk merealisasikan proyek ambisius: pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) modern di Cipeucang, Tangerang Selatan. Langkah ini diambil melalui unit bisnisnya, PT Indoplas Energi Hijau (IEH), yang menggandeng raksasa teknologi asal Tiongkok, China Tianying Inc. (CNTY).

Related Post
Direktur Utama OASA, Bobby Gafur Umar, menegaskan bahwa pengolahan sampah menjadi energi (Waste-to-Energy/WTE) adalah fokus utama perusahaan. Optimisme tinggi menyelimuti prospek industri ini, sejalan dengan proyeksi pertumbuhan pesat sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia dalam 4-5 tahun mendatang. Pemerintah pun menunjukkan komitmen kuat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik ramah lingkungan.

Rancangan Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 mengindikasikan target penambahan kapasitas pembangkit listrik yang signifikan, mencapai 69,5 GW. Dari jumlah tersebut, pembangkit EBT mendominasi dengan 42,6 GW, ditambah penyimpanan energi (storage) sebesar 10,3 GW. Ini mencerminkan tekad pemerintah untuk mempercepat transisi energi, di mana 76% kapasitas listrik akan bersumber dari EBT.
Bobby menambahkan, "Arus investasi energi bersih secara global semakin seimbang dengan energi fosil, menciptakan iklim pendanaan yang lebih kondusif bagi proyek-proyek di Indonesia."
Cinta Laura, yang menjabat sebagai komisaris OASA, aktif mencari peluang bisnis pengolahan sampah di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah.
"Sudah saatnya kota-kota metropolitan di Indonesia membenahi sistem pengolahan sampah mereka dan mengadopsi metode modern dengan teknologi ramah lingkungan," tegas Cinta Laura. Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi berkelanjutan bagi permasalahan sampah yang semakin kompleks di perkotaan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar