55 NEWS – Eiichiro Oda, nama yang mungkin tak sepopuler Monkey D. Luffy atau Roronoa Zoro, namun dialah otak di balik kesuksesan global manga dan anime One Piece. Lahir di Kumamoto, Jepang, Oda kini menjelma menjadi salah satu mangaka terkaya di dunia, berkat dedikasinya selama bertahun-tahun dalam menciptakan dunia bajak laut yang penuh petualangan.

Related Post
Kekayaan Oda diperkirakan mencapai USD200 juta hingga USD230 juta, setara dengan Rp3,2 triliun hingga Rp3,7 triliun. Sumber kekayaan ini tak hanya berasal dari penjualan manga yang mencetak rekor, tetapi juga dari adaptasi anime yang mendunia, film layar lebar yang laris manis, penjualan merchandise yang tak terhitung jumlahnya, hingga kemitraan strategis dengan platform streaming global seperti Netflix.

One Piece pertama kali terbit di majalah Weekly Shonen Jump pada tahun 1997 dan langsung menjadi fenomena global. Hingga pertengahan 2025, manga ini telah terjual lebih dari 500 juta kopi di seluruh dunia, menjadikannya manga terlaris sepanjang masa. Serial anime produksi Toei Animation, yang tayang sejak 1999, telah mencapai lebih dari 1.000 episode. Film layar lebar One Piece: Red, yang dirilis pada 2022, meraup lebih dari USD200 juta dari penayangan global, sebuah angka fantastis untuk film anime.
Oda mendapatkan bagian signifikan dari berbagai sumber pendapatan ini, termasuk royalti penjualan manga, biaya adaptasi anime dan film, kerjasama distribusi internasional, dan penjualan produk resmi seperti figurin, mainan, dan pakaian. Pengaruh One Piece yang besar pada industri manga dan anime menjadikan Oda sebagai salah satu pencipta terkaya di Jepang.
Sebagai bukti kesuksesannya, Oda membangun rumah mewah bertema One Piece di Tokyo. Rumah tersebut dilengkapi dengan elevator pribadi, ruang kerja futuristik, patung-patung karakter ciptaannya, dan ruang hiburan khusus. Semua ini adalah hasil dari kerja keras dan visi kreatif seorang Eiichiro Oda, sang raja bajak laut di dunia manga dan anime.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar