55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan proyeksi optimis yang mengguncang lanskap ekonomi nasional. Indonesia, menurutnya, berpeluang besar untuk menikmati periode keemasan ekonomi yang berkelanjutan, dengan fase ekspansi yang dimulai pascapandemi Covid-19 pada 2023 berpotensi terus berlanjut hingga satu dekade ke depan, yakni sampai tahun 2033.

Related Post
Purbaya menjelaskan, secara historis, siklus ekspansi bisnis di Tanah Air lazimnya hanya bertahan sekitar tujuh tahun. Namun, dengan intervensi kebijakan yang presisi dan strategis, pemerintah yakin mampu memperpanjang napas pertumbuhan tersebut hingga melampaui batas kebiasaan. "Jika kita (kebijakannya tepat), ekspansinya bisa 10 tahun," tegas Purbaya dalam Konferensi Pers Indonesia Economic Outlook, Jumat (13/2/2026), seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Menteri Keuangan menilai pola pertumbuhan ekonomi saat ini berada pada jalur yang sangat solid. Ia bahkan menggambarkan momentum ini sebagai "takdir" dan "bola kristal yang biasanya akurat", mengindikasikan keyakinan kuat terhadap proyeksi tersebut. Jika siklus berjalan normal, masa ekspansi setidaknya akan bertahan hingga 2030, namun pemerintah berupaya keras agar tren positif ini dapat mencapai puncaknya di 2033.
Meski fokus utama adalah mendorong pertumbuhan secara optimal, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan bertindak gegabah. Kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Jika laju pertumbuhan menyentuh angka 7 persen, pemerintah telah menyiapkan serangkaian langkah antisipatif guna menghindari risiko ekonomi yang terlalu panas atau ‘overheating’, sebuah kondisi di mana permintaan agregat melebihi kapasitas produksi, berpotensi memicu inflasi tinggi dan ketidakstabilan.
Dengan demikian, proyeksi Purbaya tidak hanya menawarkan visi optimis tentang masa depan ekonomi Indonesia, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya kebijakan fiskal dan moneter yang adaptif serta responsif untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mitigasi risiko.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar