55 NEWS – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Clarissa Tanoesoedibjo, menekankan pentingnya transformasi digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi ambisius sebesar 8 persen. Menurutnya, digitalisasi UMKM bukan lagi opsi, melainkan sebuah keharusan.

Related Post
Clarissa menjelaskan bahwa UMKM merupakan pilar utama perekonomian Indonesia. Kontribusi mereka terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai lebih dari 60 persen dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja. Saat ini, jumlah UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 64 juta unit usaha.

"Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen, transformasi digital UMKM adalah kunci," tegas Clarissa dalam acara penandatanganan MoU antara Kadin Indonesia dan Google di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Transformasi digital, lanjut Clarissa, akan membuka pasar baru bagi pelaku UMKM. Platform digital memungkinkan jangkauan pasar yang lebih luas, meningkatkan pesanan, pendapatan, dan menciptakan lapangan kerja baru.
Untuk mempercepat proses digitalisasi UMKM, Kadin Indonesia telah menjalin kerjasama dengan Google Indonesia. Kerjasama ini meliputi pelatihan, peningkatan keterampilan digital, akses pasar, dan penerapan strategi praktis.
"Yang terpenting adalah peningkatan efisiensi dan keunggulan operasional," pungkas Clarissa. Dengan digitalisasi, UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar