Era Baru BUMN: Setoran Dividen Distop! Negara Justru Bisa Raup Rp1.200 Triliun?

Era Baru BUMN: Setoran Dividen Distop! Negara Justru Bisa Raup Rp1.200 Triliun?

55 NEWS – Kabar mengejutkan datang dari dunia Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Setoran dividen yang selama ini menjadi andalan kas negara, dikabarkan akan dihentikan. Namun, jangan buru-buru panik! Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan strategi baru yang justru berpotensi mendongkrak penerimaan negara hingga Rp1.200 triliun.

COLLABMEDIANET

Dony menjelaskan, dividen BUMN yang biasanya disetor ke negara, kini akan dialokasikan untuk investasi yang dikelola oleh Danantara. Tahun ini saja, total dividen yang akan dikelola mencapai Rp150 triliun. Nantinya, seluruh BUMN akan berada di bawah satu payung induk usaha yang dikelola oleh BPI Danantara.

 Era Baru BUMN: Setoran Dividen Distop! Negara Justru Bisa Raup Rp1.200 Triliun?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Lalu pertanyaannya negara rugi dong (tidak mendapat penerimaan)? Saya bilang iya. Tetapi dalam jangka panjang, 3 tahun kita bilang bahwa pendapatan negara jauh 2 kali lipat lebih besar dari setoran dividen," tegas Dony saat ditemui di Plataran Senayan, Rabu (18/6/2025).

Lantas, bagaimana bisa? Dony memaparkan, penerimaan negara justru akan melonjak berkat kontribusi setoran pajak investasi, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pertumbuhan industri, serta pembukaan lapangan kerja baru yang dihasilkan dari investasi tersebut.

Saat ini, kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara berkisar antara Rp500-600 triliun per tahun, yang berasal dari setoran pajak, PNBP, dan dividen. Dengan strategi baru ini, Dony optimis penerimaan negara bisa meningkat dua kali lipat, menembus angka fantastis Rp1.200 triliun.

"Karena ke depan dengan Danantara, kemudian memiliki kemampuan untuk berinvestasi, tentu pendapatan pajak pemerintah akan jauh lebih meningkat dan membuka lapangan pekerjaan, sehingga bisa memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan," pungkasnya. Langkah ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar