55 NEWS – Dinamika ekonomi jelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah semakin terasa di sektor ritel. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memproyeksikan bahwa gelombang puncak aktivitas belanja masyarakat akan membanjiri pusat-pusat perbelanjaan pada pekan ini. Proyeksi ini didasarkan pada tren peningkatan kunjungan yang signifikan, menandakan optimisme pasar di tengah momentum Lebaran 2026.

Related Post
Alphonzus Widjaja, Ketua Umum APPBI, mengungkapkan data yang cukup menggembirakan terkait pergerakan konsumen. Ia mencatat adanya lonjakan kunjungan yang mencapai kisaran 10 hingga 15 persen di berbagai pusat perbelanjaan. Peningkatan ini, menurut Alphonzus, bukan sekadar fenomena sesaat, melainkan diprediksi akan bertahan hingga beberapa pekan pasca-Idul Fitri. "Kami perkirakan tren positif ini akan terus berlanjut hingga setelah Idul Fitri," ujarnya pada Sabtu (7/3/2026). Ia menambahkan, "Puncak penjualan akan terjadi mulai Jumat ini hingga Minggu, dan akan terus berlanjut hingga minggu depan."

Tak hanya sebelum Lebaran, Alphonzus juga memprediksi lonjakan serupa akan kembali terjadi pada hari kedua Idul Fitri. Namun, ia menggarisbawahi adanya pergeseran signifikan dalam pola konsumsi masyarakat. Jika saat ini hampir seluruh kategori produk mengalami peningkatan penjualan, pasca-Lebaran fokus belanja akan beralih. "Pada hari kedua Idul Fitri, masyarakat cenderung mencari hiburan serta kebutuhan makanan dan minuman. Jadi, tren pola belanjanya akan sedikit berubah dari pembelian barang ke pengalaman dan kuliner," jelasnya, memberikan gambaran strategi ritel yang perlu diadaptasi para pengelola mal.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar