55 NEWS – Indonesia terus mengukuhkan posisinya dalam lanskap ekonomi digital global, dengan fokus tajam pada sektor ekonomi kreatif. Inisiatif terbaru yang mencuri perhatian adalah penguatan digitalisasi melalui implementasi QRIS, sebuah langkah strategis yang kini merambah hingga ke jantung budaya, seperti kawasan Malioboro di Yogyakarta. Transformasi ini tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi para seniman jalanan.

Related Post
Kolaborasi strategis terjalin antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan GoPay, diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan serta UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta. Proyek percontohan ini bertujuan mendigitalisasi para musisi jalanan, sekaligus memperkuat status Malioboro sebagai sumbu filosofi Yogyakarta yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia. Langkah ini menjadi model bagaimana teknologi finansial dapat bersinergi dengan pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Melalui aplikasi GoPay Merchant, para seniman jalanan kini dapat menerima ‘apresiasi’ atau donasi secara non-tunai, sebuah terobosan yang signifikan dalam ekosistem pembayaran. Fitur unggulan lainnya adalah kemudahan pencairan dana yang dapat dilakukan kapan saja, ke bank mana pun, tanpa dikenakan biaya potongan. Ini memberikan fleksibilitas finansial yang belum pernah ada sebelumnya, memungkinkan mereka mengelola pendapatan dengan lebih efisien dan transparan.
Haryanto Tanjo, Head of GoPay Merchants, menegaskan komitmen perusahaannya dalam sebuah pernyataan yang diterima 55tv.co.id pada Jumat (16/1/2026). "Misi utama kami adalah memperluas jangkauan layanan keuangan, termasuk bagi segmen pekerja harian dan UMKM," ujarnya. "Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mewujudkan ekosistem digital yang terintegrasi, khususnya melalui adopsi QRIS dan transaksi non-tunai." Pernyataan ini menggarisbawahi visi GoPay dalam mendukung inklusi finansial di berbagai lapisan masyarakat.
Langkah digitalisasi ini bukan sekadar memfasilitasi transaksi, melainkan juga merupakan bagian integral dari strategi penguatan ekosistem budaya di Malioboro. Diharapkan, inisiatif ini akan secara signifikan meningkatkan visibilitas dan daya saing para musisi jalanan dalam kancah ekonomi kreatif, sekaligus mendorong inklusi mereka ke dalam ekosistem digital yang lebih luas. Ini adalah bukti nyata bahwa inovasi teknologi dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pelestarian warisan budaya bangsa.
Editor: Akbar soaks


Tinggalkan komentar