55 NEWS – Perbedaan gaji antara Patrick Kluivert, pelatih baru Tim Nasional Indonesia, dan Branko Ivankovic, pelatih Tim Nasional China, sungguh mencengangkan. Angka yang beredar di publik menunjukkan jurang pemisah yang signifikan antara investasi kedua negara dalam dunia sepak bola.

Related Post
Kluivert, yang namanya telah harum di kancah sepak bola Eropa, dilaporkan menerima gaji bulanan antara Rp1,3 miliar hingga Rp1,5 miliar. Jika dirata-rata, gaji tahunannya mencapai sekitar Rp18 miliar. Nominal ini memang terbilang fantastis dalam konteks sepak bola Indonesia, namun ternyata masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan rekan sejawatnya di Negeri Tirai Bambu.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Branko Ivankovic, pelatih asal Kroasia yang kini menangani Timnas China, menerima gaji tahunan sekitar 1,5 juta euro. Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs saat ini, angka tersebut mendekati Rp24 miliar per tahun. Artinya, selisih gaji antara Ivankovic dan Kluivert mencapai hampir Rp6 miliar per tahun!
Perbedaan ini menunjukkan perbedaan strategi dan prioritas investasi antara federasi sepak bola kedua negara. Meskipun gaji tinggi tidak selalu menjadi jaminan prestasi, perbandingan ini menarik untuk dikaji dalam konteks pengembangan sepak bola profesional. Kluivert, dengan reputasi dan pengalamannya di Eropa, tetap membawa harapan besar bagi kemajuan Timnas Indonesia, terlepas dari selisih gaji yang signifikan dengan pelatih-pelatih top di negara lain. Apakah strategi ini tepat? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar