55 NEWS – JAKARTA – Di tengah gejolak ekonomi global yang penuh ketidakpastian, sektor otomotif Indonesia justru menunjukkan resiliensi luar biasa, bahkan berhasil menorehkan capaian historis. Pada tahun 2025, industri ini secara mengejutkan mencatatkan volume ekspor tertinggi yang pernah ada dalam sejarahnya, sebuah indikator kuat akan daya saing dan kualitas produk nasional.

Related Post
Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mengungkapkan kebanggaannya atas performa ini. "Volume ekspor kita terus menguat signifikan. Bahkan, pada tahun 2025, kita berhasil menorehkan rekor tertinggi sepanjang sejarah industri otomotif nasional," tegas Putu dalam sambutannya pada acara pembukaan GIICOMVEC 2026, Rabu (8/4/2026), sebagaimana dilansir oleh 55tv.co.id.

Data yang dirilis Gaikindo menunjukkan total ekspor kendaraan utuh (Completely Built Up/CBU) mencapai angka impresif 518.212 unit. Angka ini didistribusikan ke 93 negara di berbagai belahan dunia, menandai ekspansi pasar yang substansial. Capaian ini juga merepresentasikan lonjakan sekitar 9,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di mana volume ekspor tercatat sebanyak 472.194 unit, menggarisbawahi momentum pertumbuhan yang konsisten.
Kontribusi signifikan terhadap rekor ini datang dari segmen kendaraan komersial, termasuk truk dan bus, yang berhasil mengekspor lebih dari 20 ribu unit. Menurut Putu, keberhasilan ini adalah validasi konkret atas standar kualitas produk otomotif Indonesia yang kini diakui dan dipercaya di kancah global.
Putu menegaskan, "Ini membuktikan bahwa kualitas produksi kendaraan komersial Indonesia tidak hanya diakui, tetapi juga menjadi pilihan utama di pasar internasional." Ia melanjutkan, sektor otomotif, khususnya kendaraan komersial, memegang peranan strategis dalam menopang stabilitas ekonomi nasional. Selain menjadi motor penggerak ekspor, industri ini juga esensial sebagai tulang punggung sistem distribusi logistik domestik, memastikan kelancaran rantai pasok di seluruh penjuru negeri.
Editor: Akbar soaks


Tinggalkan komentar