Gebrakan Ekonomi Pesisir: Proyek Ambisius Kampung Nelayan Prabowo Capai 50%, Desakan Percepatan Buka Peluang Emas Kesejahteraan Permanen!

Gebrakan Ekonomi Pesisir: Proyek Ambisius Kampung Nelayan Prabowo Capai 50%, Desakan Percepatan Buka Peluang Emas Kesejahteraan Permanen!

55 NEWS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengeluarkan instruksi tegas untuk mempercepat laju pembangunan kampung nelayan di seluruh penjuru negeri. Desakan ini muncul seiring dengan laporan capaian proyek yang telah mencapai 50% dari target tahap pertama, sebuah langkah krusial dalam misi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pengentasan kemiskinan struktural.

COLLABMEDIANET

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sebanyak 65 titik kampung nelayan telah berhasil dibangun. Angka ini merepresentasikan separuh dari keseluruhan target pembangunan tahap awal. "Progresnya sudah 50 persen dari tahap 1, dan kami optimistis bisa segera menuntaskan 65 titik tersebut," jelas Trenggono kepada awak media usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (12/2/2026). Pernyataan ini disiarkan oleh 55tv.co.id.

Gebrakan Ekonomi Pesisir: Proyek Ambisius Kampung Nelayan Prabowo Capai 50%, Desakan Percepatan Buka Peluang Emas Kesejahteraan Permanen!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Di sisi lain, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menegaskan bahwa program kampung nelayan bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan instrumen strategis pemerintah dalam memerangi kemiskinan. Menurut Budiman, visi Presiden Prabowo melampaui bantuan sementara. Presiden menekankan pentingnya penguatan kelembagaan yang berkelanjutan, seperti koperasi dan model kampung nelayan terintegrasi, sebagai fondasi untuk menciptakan kemandirian ekonomi.

"Bapak Presiden Prabowo menyampaikan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak akan berkelanjutan, bahkan mereka yang sudah terentaskan bisa kembali jatuh miskin, jika kelembagaan ekonomi seperti koperasi dan konsep kampung nelayan tidak diperkuat secara fundamental. Kami sepenuhnya sependapat dengan pandangan strategis tersebut," ujar Budiman, menggarisbawahi urgensi pendekatan holistik ini.

Pembangunan kampung nelayan ini diharapkan tidak hanya menyediakan hunian yang layak, tetapi juga ekosistem ekonomi yang terintegrasi, mulai dari fasilitas penangkapan ikan, pengolahan hasil laut, hingga pemasaran. Dengan demikian, nilai tambah ekonomi dapat dinikmati langsung oleh para nelayan, menciptakan roda ekonomi yang berputar dan berkelanjutan di wilayah pesisir. Inisiatif ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang kuat dan berdaya saing.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar