55 NEWS – Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepemimpinan perusahaan pelat merah tersebut. Padahal, Joao baru mengemban amanah sebagai Dirut Agrinas selama enam bulan terakhir. Pengunduran diri ini sontak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pelaku industri pertanian dan pengamat ekonomi.

Related Post
Dalam pernyataan resminya pada Selasa (12/8/2025), Joao menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama para petani, atas keputusannya tersebut. Ia mengakui belum mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perbaikan kondisi perekonomian negara dan kesejahteraan petani selama masa jabatannya.

"Saya memohon maaf kepada seluruh warga negara, khususnya kepada petani, kepada negara dan Presiden yang sudah menunjuk kami untuk mengemban jabatan ini. Jadi perkenankan saya menyampaikan pengunduran diri saya," ungkap Joao dengan nada penyesalan.
Joao menjelaskan bahwa salah satu alasan utama pengunduran dirinya adalah kondisi sektor pertanian yang masih tertinggal. Menurutnya, diperlukan langkah-langkah percepatan dan aksi nyata yang lebih agresif untuk membenahi kondisi tersebut.
Lebih lanjut, Joao mengisyaratkan adanya kendala dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang dicita-citakan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak mendapatkan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan terkait, termasuk para pembantu Presiden Prabowo Subianto. Padahal, masalah pangan merupakan isu krusial yang membutuhkan penanganan serius dan kolaborasi lintas sektor.
Pengunduran diri Joao Angelo De Sousa Mota sebagai Dirut Agrinas Pangan Nusantara tentu menjadi pukulan telak bagi upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Publik kini menanti langkah-langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi kekosongan kepemimpinan di Agrinas dan memastikan program-program strategis di sektor pertanian tetap berjalan efektif.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar