Geger! Impor 105.000 Pick-up dari India Senilai Rp24,66 Triliun Bikin Heboh, Bos Agrinas Ungkap Alasan Tak Terduga: Kualitas Setara, Harga Miring 50% Lebih Murah!

Geger! Impor 105.000 Pick-up dari India Senilai Rp24,66 Triliun Bikin Heboh, Bos Agrinas Ungkap Alasan Tak Terduga: Kualitas Setara, Harga Miring 50% Lebih Murah!

55 NEWS – JAKARTA – Keputusan mengejutkan datang dari Agrinas Pangan Nusantara. Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota secara terbuka menjelaskan latar belakang di balik impor masif 105.000 unit kendaraan pick-up 4×4 dan niaga dari India. Transaksi bernilai fantastis Rp24,66 triliun ini ditujukan untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih. Menurut Joao, langkah strategis ini didasari oleh pertimbangan krusial terkait harga yang kompetitif, kualitas yang mumpuni, serta keterbatasan pasokan produk sejenis di pasar domestik.

COLLABMEDIANET

Joao menegaskan bahwa kendaraan yang didatangkan dari Negeri Anak Benua itu menawarkan daya saing harga yang signifikan. Ia mengklaim, unit-unit tersebut dipesan dengan harga yang nyaris 50 persen lebih rendah dibandingkan penawaran dari kompetitor lain, tanpa mengorbankan mutu. "Kami berhasil mendapatkan harga yang sangat menguntungkan, hampir separuh lebih murah dari pesaingnya. Ini bukan hanya soal harga, tapi juga performa. Dari segi ketahanan, kekuatan mesin, hingga efisiensi bahan bakar, kendaraan ini terbukti sangat handal dan berkualitas tinggi," ujar Joao kepada awak media, seperti dikutip 55tv.co.id pada Minggu (22/2/2026).

Geger! Impor 105.000 Pick-up dari India Senilai Rp24,66 Triliun Bikin Heboh, Bos Agrinas Ungkap Alasan Tak Terduga: Kualitas Setara, Harga Miring 50% Lebih Murah!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Langkah ini, menurut Joao, merupakan strategi cerdas Agrinas dalam menyiasati keterbatasan anggaran yang dialokasikan untuk program Koperasi Merah Putih. Ia menekankan pentingnya efisiensi dalam setiap pengeluaran. "Jika kami tidak jeli dalam mencari penawaran terbaik untuk produk berkualitas, dana yang tersedia tentu tidak akan mencukupi," jelasnya. Dengan mengimpor dari India, Indonesia disebutnya mendapatkan kendaraan berkualitas tinggi dengan harga yang sangat terjangkau, yang pada akhirnya dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memangkas rantai distribusi yang selama ini menjadi beban berat bagi para petani. Ini sejalan dengan visi program unggulan yang digagas oleh Prabowo Subianto, yang diharapkan mampu menciptakan ceruk ekonomi baru di tingkat lokal.

Selain aspek finansial, Joao juga mengungkapkan keinginan Agrinas untuk melakukan diversifikasi pasar kendaraan pick-up dan truk. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan pada produk-produk dari pabrikan arus utama yang mendominasi pasar. Terkait jaminan kualitas, Joao menyerahkan sepenuhnya penilaian kepada para pengguna di lapangan. "Pada akhirnya, konsumenlah yang akan merasakan dan menilai langsung kualitas kendaraan ini," pungkasnya.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar