Geger! Menkeu Purbaya Tarik ‘Jagoan’ Pajak ke Bea Cukai, Nasib Pejabat Bermasalah Ditentukan ‘Doa Malam’?

Geger! Menkeu Purbaya Tarik 'Jagoan' Pajak ke Bea Cukai, Nasib Pejabat Bermasalah Ditentukan 'Doa Malam'?

55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara mengejutkan melancarkan manuver strategis dalam upaya pembersihan institusi, dengan melakukan rotasi besar-besaran di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Langkah drastis ini melibatkan penarikan talenta-talenta terbaik dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengisi posisi-posisi krusial di Bea Cukai.

COLLABMEDIANET

Purbaya menjelaskan, keputusan ini diambil untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh sejumlah pejabat yang terindikasi bermasalah, serta untuk memperkuat integritas dan kapasitas kinerja DJBC. Menurutnya, personel dari DJP dipilih karena dinilai memiliki potensi untuk membawa perubahan positif dan efisiensi yang lebih baik. "Dari pajak yang kita anggap masih bisa bekerja lebih baik," tegas Purbaya, seperti dikutip dari 55tv.co.id pada Rabu (28/1/2026).

Geger! Menkeu Purbaya Tarik 'Jagoan' Pajak ke Bea Cukai, Nasib Pejabat Bermasalah Ditentukan 'Doa Malam'?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kebijakan ini merupakan implementasi dari janji Purbaya sebelumnya yang akan memberikan ‘kejutan drastis’ sebagai bagian dari agenda reformasi dan pembersihan internal institusi di bawah Kementerian Keuangan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan kinerja penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai.

Area yang menjadi fokus utama rotasi ini mencakup beberapa pelabuhan strategis dan vital bagi perekonomian nasional, yaitu Tanjung Priok, Tanjung Emas, Tanjung Perak, Batam, serta seluruh wilayah Sumatera Utara. Lokasi-lokasi ini dikenal sebagai gerbang utama arus barang dan potensi penerimaan negara yang memerlukan pengawasan ketat dan integritas tinggi.

Mengenai nasib para pejabat yang saat ini bertugas di lokasi-lokasi tersebut, Purbaya memberikan sinyal yang cukup tegas. Ia mengindikasikan bahwa tidak semua akan mendapatkan penempatan baru. Sebagian di antaranya bahkan berpotensi besar untuk dibebastugaskan atau ‘dirumahkan’, menunggu hasil evaluasi komprehensif yang sedang berlangsung. Dengan nada yang sedikit jenaka namun penuh ketegasan, Purbaya menyatakan, "Enggak, sebagian dirumahkan, sebagian enggak, tergantung doa mereka nanti malam." Pernyataan ini menggarisbawahi ketidakpastian nasib para pejabat yang terlibat, sekaligus menunjukkan komitmen kuat Purbaya dalam menjalankan reformasi tanpa kompromi.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar