GEGER PASAR EMAS! Harga Antam, Galeri24, UBS Kompak Terjun Bebas di Bawah Rp3 Juta: Peluang Emas atau Jebakan Investor?

GEGER PASAR EMAS! Harga Antam, Galeri24, UBS Kompak Terjun Bebas di Bawah Rp3 Juta: Peluang Emas atau Jebakan Investor?

55 NEWS – Dinamika pasar komoditas kembali menyita perhatian investor. Pada hari Selasa, 24 Maret 2026, harga logam mulia dari tiga pemain utama di Indonesia, yakni Antam, Galeri24, dan UBS, secara serentak menunjukkan tren penurunan signifikan. Fenomena ini bahkan membawa harga emas per gram ke level di bawah Rp3 juta, memicu pertanyaan tentang potensi peluang atau sinyal peringatan bagi para pemegang aset.

COLLABMEDIANET

Emas batangan Antam, sebagai barometer utama, tercatat diperdagangkan pada level Rp2.843.000 per gram. Angka ini relatif stagnan setelah kemarin sempat terkoreksi Rp50.000. Namun, yang patut dicermati adalah harga beli kembali (buyback) emas Antam yang anjlok cukup dalam, yakni Rp80.000, dari Rp2.560.000 menjadi Rp2.480.000 per gram. Penurunan buyback ini tentu menjadi pertimbangan serius bagi investor yang berencana melepas kepemilikan emasnya.

GEGER PASAR EMAS! Harga Antam, Galeri24, UBS Kompak Terjun Bebas di Bawah Rp3 Juta: Peluang Emas atau Jebakan Investor?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sementara itu, berdasarkan pantauan 55tv.co.id pada situs resmi Pegadaian, harga emas Galeri24 juga tidak luput dari koreksi. Emas Galeri24 kini dibanderol Rp2.849.000 per gram, mengalami penurunan sebesar Rp71.000 dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp2.920.000 per gram. Produk ini tersedia dalam berbagai kuantitas, mulai dari 0,5 kilogram hingga 1 kilogram, menyasar segmen investor dengan kapasitas pembelian yang lebih besar.

Tidak berbeda jauh, emas merek UBS juga mengikuti tren penurunan serupa. Harga emas UBS hari ini tercatat Rp2.862.000 per gram, turun Rp71.000 dari harga sebelumnya Rp2.933.000 per gram. Berbeda dengan Galeri24, emas UBS menawarkan fleksibilitas kuantitas yang lebih beragam, mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram, menjadikannya pilihan menarik bagi investor ritel maupun institusional.

Penurunan harga emas secara serentak ini mengindikasikan adanya sentimen pasar yang cukup kuat, baik dari faktor domestik maupun global, meskipun rincian penyebabnya belum terurai secara spesifik dalam laporan ini. Bagi para investor, momen ini bisa menjadi pedang bermata dua: peluang untuk mengakumulasi aset dengan harga lebih rendah, atau justru sinyal untuk menahan diri mengingat volatilitas yang terjadi. Keputusan investasi tentu memerlukan analisis cermat terhadap prospek jangka pendek dan panjang.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar