55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali bangkit dan menguat pada perdagangan pekan depan, tepatnya Rabu (18/2/2026), meskipun sempat terkoreksi di akhir pekan lalu. Optimisme ini muncul di tengah dinamika pasar yang membutuhkan kecermatan dari para investor.

Related Post
Pada penutupan perdagangan Jumat (13/2/2026), IHSG tercatat melemah 0,64% ke level 8.212. Koreksi ini didominasi oleh tekanan jual yang cukup signifikan, setelah area koreksi minimal yang diproyeksikan sebelumnya telah tercapai. Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.

Namun, harapan kembali membuncah berkat riset terbaru dari MNC Sekuritas. Dalam laporan "MNCS Daily Scope Wave" yang dirilis Minggu (15/2/2026), disebutkan bahwa IHSG masih memiliki potensi kuat untuk melanjutkan tren penguatan. "Skenario terbaik, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440," demikian bunyi analisis tersebut. Proyeksi ini memberikan angin segar bagi para investor yang menantikan momentum kenaikan.
Meskipun demikian, para pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada dan tidak terlena dengan potensi penguatan. MNC Sekuritas juga mengingatkan adanya potensi koreksi lanjutan yang perlu diwaspadai. "Waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.098-8.155," imbuh riset tersebut, menekankan pentingnya strategi mitigasi risiko.
Dengan demikian, pekan depan akan menjadi periode krusial bagi investor untuk mencermati pergerakan IHSG. Peluang penguatan signifikan terbuka lebar, namun kewaspadaan terhadap potensi koreksi tetap menjadi kunci untuk mengambil keputusan investasi yang cerdas dan strategis di tengah volatilitas pasar.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar