55 NEWS – Presiden Prabowo Subianto memberikan jaminan penuh terkait kredibilitas Indonesia di mata dunia keuangan internasional. Dalam forum bergengsi World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Prabowo dengan tegas menyatakan bahwa Indonesia memiliki rekam jejak yang tak ternoda dalam memenuhi setiap kewajiban finansialnya.

Related Post
Prabowo menekankan, sepanjang sejarah Republik Indonesia, tidak pernah sekalipun negara ini mengalami gagal bayar utang. Ia menjelaskan bahwa setiap pergantian rezim pemerintahan selalu menghormati dan melanjutkan kewajiban yang ditinggalkan oleh pemerintahan sebelumnya.

"Dalam sejarah kami, Indonesia tidak pernah sekalipun gagal membayar utang. Tidak satu kali pun. Rezim yang baru selalu membayar utang dari rezim sebelumnya. Presiden demi presiden akan selalu menghormati kewajiban utang dari pemerintahan sebelumnya," tegas Prabowo dalam pidatonya yang dikutip 55tv.co.id.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa kebijakan ekonomi Indonesia dirancang dengan sangat hati-hati dan berbasis data yang akurat. Hal ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan disiplin fiskal negara. Menurutnya, pendekatan yang terukur ini adalah kunci dari ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global yang terus bergejolak.
"Kebijakan kami telah dan akan selalu dirancang secara tepat," ujarnya.
Stabilitas nasional, yang menjadi pilar utama kebijakan ekonomi Indonesia, bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Prabowo menjelaskan bahwa hal ini adalah hasil dari pilihan konsisten Indonesia untuk mengedepankan persatuan, kolaborasi, dan hubungan persahabatan dibandingkan konfrontasi.
"Kredibilitas kami, yang dibangun dengan susah payah selama bertahun-tahun, terus kami jaga. Kredibilitas yang hilang sangat mahal untuk dipulihkan," imbuhnya.
Prabowo juga menekankan bahwa disiplin kebijakan dan kesinambungan tata kelola ekonomi adalah fondasi penting bagi Indonesia untuk terus tumbuh secara berkelanjutan dan menjaga kepercayaan dari para investor global.
Di akhir pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa stabilitas keamanan global adalah prasyarat mutlak untuk mencapai kesejahteraan. Ia mengingatkan bahwa sejarah telah membuktikan bahwa tidak ada negara yang dapat membangun ekonomi di tengah konflik dan ketidakstabilan. Seperti yang dilansir 55tv.co.id.
"Sejarah mengajarkan kita perdamaian dan stabilitas adalah aset kita yang paling berharga. Perdamaian dan stabilitas adalah prasyarat utama bagi pertumbuhan dan kemakmuran. Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian," pungkasnya.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar