GEGER! Prabowo Siap Guncang Washington dengan Kesepakatan Dagang Paling Berani Abad Ini: Tarif 19% Hanya Awal, Ini Dia Komoditas Unggulan yang Bakal Bebas Pajak!

GEGER! Prabowo Siap Guncang Washington dengan Kesepakatan Dagang Paling Berani Abad Ini: Tarif 19% Hanya Awal, Ini Dia Komoditas Unggulan yang Bakal Bebas Pajak!

55 NEWS – Presiden terpilih Prabowo Subianto dikabarkan siap melangkah ke panggung diplomasi ekonomi global dengan kunjungan krusial ke Amerika Serikat. Agenda utama lawatan ini adalah penandatanganan pakta dagang bersejarah, Agreement on Reciprocal Trade (ART), yang diproyeksikan akan merevolusi lanskap perdagangan bilateral antara Indonesia dan AS. Kesepakatan ini mencakup pemangkasan tarif signifikan dan pengecualian bea masuk untuk produk-produk strategis Indonesia, menandai era baru dalam hubungan ekonomi kedua negara.

COLLABMEDIANET

Sebelum bertolak ke Negeri Paman Sam, Presiden Prabowo menggelar rapat koordinasi intensif dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2/2026). Pertemuan ini bertujuan memfinalisasi strategi ekonomi dan memastikan posisi tawar Indonesia optimal. "Pembahasan kami fokus pada progres terkini perundingan dengan Amerika Serikat. Bapak Presiden dijadwalkan tiba di AS sekitar tanggal 19 Februari 2026, di mana momen penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) akan dilangsungkan," terang Haryo Limanseto, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kepada 55tv.co.id, Senin (16/2/2026).

GEGER! Prabowo Siap Guncang Washington dengan Kesepakatan Dagang Paling Berani Abad Ini: Tarif 19% Hanya Awal, Ini Dia Komoditas Unggulan yang Bakal Bebas Pajak!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Secara fundamental, negosiasi terkait struktur tarif telah mencapai titik temu. Dalam kerangka ART yang ambisius ini, Indonesia akan menghapus bea masuk untuk sebagian besar produk impor dari Amerika Serikat. Sebagai langkah resiprokal yang menguntungkan, AS akan menurunkan tarif bea masuk bagi produk-produk Indonesia secara signifikan, dari semula 32 persen menjadi 19 persen. Tak hanya itu, Washington juga memberikan fasilitas pengecualian tarif khusus untuk komoditas ekspor andalan Indonesia, meliputi minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao, yang merupakan kabar gembira bagi sektor pertanian dan perkebunan nasional.

Dalam arahan tegasnya di Hambalang, Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa diplomasi ekonomi yang dijalankan harus memberikan dampak konkret bagi penguatan fundamental industri nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, melampaui sekadar seremoni diplomatik. Beliau menekankan pentingnya setiap klausul perundingan untuk mendorong pertumbuhan industri domestik, memacu produktivitas, serta memperkokoh posisi Indonesia dalam rantai pasok global yang kompetitif. Pemerintah juga diinstruksikan untuk menjaga agar posisi tawar Indonesia tetap superior dan tidak ada satu pun poin kesepakatan yang merugikan kedaulatan ekonomi bangsa.

Konsolidasi para menteri ekonomi di Hambalang sebelum keberangkatan Presiden menjadi indikasi kuat komitmen pemerintah dalam mempersiapkan diri secara matang. "Kami sangat berharap ART ini akan membawa ‘kejutan-kejutan’ positif yang signifikan, yang pada akhirnya akan semakin menguntungkan posisi strategis Indonesia di kancah perdagangan internasional," tutup Haryo Limanseto, optimistis.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar