55 NEWS – Bank Indonesia (BI) tengah menggeber persiapan akhir untuk meluncurkan sistem pembayaran lintas negara, QRIS, di China. Target ambisius ditetapkan, yaitu akhir tahun 2025, di mana masyarakat Indonesia yang melancong ke Negeri Tirai Bambu, maupun sebaliknya, dapat bertransaksi dengan mudah menggunakan QRIS.

Related Post
Saat ini, menurut Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, proses integrasi sistem pembayaran kedua negara masih dalam tahap uji coba atau sandboxing. Langkah ini krusial untuk memastikan kelancaran dan keamanan transaksi saat QRIS resmi beroperasi di China.
"Kalau dengan QRIS dengan Tiongkok memang dari awal tanggal 17 Agustus itu kita memang sandboxing. Jadi mudah-mudahan insya Allah akhir tahun kita bisa implementasi yang QR Indonesia Tiongkok 2 sisi, baik inbound maupun outbound," ungkap Filianingsih dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI, Minggu (24/8/2025).
Kerja sama QRIS dengan China ini melibatkan serangkaian tahapan penting, mulai dari penandatanganan nota kesepahaman antarbank sentral, integrasi industri, pengembangan interlinking, hingga uji coba yang sedang berlangsung. BI menekankan bahwa ekspansi QRIS ke China akan direalisasikan setelah seluruh proses uji coba tuntas dan kesiapan teknis terjamin.
Jika target ini tercapai, QRIS akan menjadi jembatan penting dalam meningkatkan volume transaksi perdagangan dan pariwisata antara Indonesia dan China. Kemudahan pembayaran digital ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar