Geger! Telkom Bakal ‘Bersih-bersih’ Besar-besaran, 60+ Anak Usaha Terancam Dilebur ke Induk Baru, Ada Apa Sebenarnya?

Geger! Telkom Bakal 'Bersih-bersih' Besar-besaran, 60+ Anak Usaha Terancam Dilebur ke Induk Baru, Ada Apa Sebenarnya?

55 NEWS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) tengah menjadi sorotan pasar setelah mengumumkan rencana strategis perampingan masif terhadap struktur grupnya. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengungkapkan bahwa lebih dari 60 anak perusahaan sedang dalam penilaian mendalam untuk mencapai visi ambisius "Telkom 30". Langkah ini menegaskan komitmen emiten telekomunikasi pelat merah tersebut untuk kembali fokus pada kekuatan intinya di sektor infrastruktur digital.

COLLABMEDIANET

Dian Siswarini menjelaskan, perampingan atau streamlining ini merupakan bagian integral dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan portofolio bisnisnya. Anak usaha yang dinilai tidak lagi memberikan nilai tambah signifikan atau berada di luar koridor bisnis telekomunikasi inti akan segera ‘ditertibkan’ guna meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan di era digital yang semakin kompetitif.

Geger! Telkom Bakal 'Bersih-bersih' Besar-besaran, 60+ Anak Usaha Terancam Dilebur ke Induk Baru, Ada Apa Sebenarnya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Nasib puluhan entitas bisnis tersebut akan ditentukan melalui formulasi khusus yang komprehensif. Opsi yang tersedia sangat beragam, mulai dari divestasi atau penjualan ke pihak ketiga, penutupan operasional, penggabungan antar anak perusahaan di lingkungan Telkom sendiri, hingga integrasi dengan anak perusahaan BUMN lain di bawah payung induk baru, Danantara.

"Formulasi yang nantinya menentukan apakah akan di-divest, jual, apakah akan ditutup, apakah akan digabungkan diantara beberapa anak perusahaan di dalam Telkom, ataupun bahkan digabungkan dengan anak perusahaan lain di dalam Danantara," papar Dian dalam program The Fundamentals IDX Channel, seperti dikutip 55tv.co.id pada Selasa (13/1/2026).

Dian menambahkan bahwa skema penggabungan ke Danantara menjadi opsi yang sangat relevan dan strategis. Hal ini mengingat banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain yang juga memiliki lini bisnis serupa dengan beberapa anak usaha Telkom di sektor non-inti, seperti perhotelan, kesehatan, hingga asuransi. Konsolidasi di bawah Danantara diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih besar dan efisiensi operasional lintas BUMN, sekaligus menghindari duplikasi investasi dan sumber daya. Langkah agresif Telkom ini dipandang sebagai upaya fundamental untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain utama di infrastruktur digital, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan ekosistem digital nasional.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar