55 NEWS – PT Hutama Karya (Persero), entitas BUMN yang memegang peran krusial dalam pembangunan infrastruktur nasional, baru-baru ini mengumumkan restrukturisasi signifikan pada lanskap kepemimpinan mereka. Perombakan ini mencakup jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, yang secara resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan Pemegang Saham Nomor 126 Tahun 2026 dan SK.054/DI-DAM/DO/2026 pada tahun yang sama. Keputusan ini menandai langkah strategis perusahaan dalam mengoptimalkan tata kelola dan kinerja di masa mendatang.

Related Post
Perubahan paling menonjol dalam struktur kepemimpinan adalah pergantian posisi Komisaris Utama (Komut). Yudo Margono, yang sebelumnya menjabat posisi tersebut, kini digantikan oleh Denny Abdi. Menurut keterangan resmi yang diterima 55tv.co.id, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemegang saham untuk memperkokoh fungsi pengawasan internal dan meningkatkan standar akuntabilitas korporasi, yang vital bagi keberlanjutan dan reputasi perusahaan pelat merah ini.

Gelombang perubahan juga merambah ke kursi direksi, dengan beberapa wajah baru dan rotasi posisi kunci. Wakil Direktur Utama Moeharmein Zein Chaniago diberhentikan, dan posisinya kini dipercayakan kepada Sugeng Rochadi. Di divisi operasional, terjadi pergeseran strategis: Agung Fajarwanto digantikan oleh Gunadi sebagai Direktur Operasi I, di mana Gunadi sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi II. Kekosongan di posisi Direktur Operasi II kemudian diisi oleh Mardiansyah. Selain itu, portofolio Manajemen Risiko kini akan dipimpin oleh Fatma Dewi Setyowati, menggantikan Sugiarti. Untuk memperkuat kapabilitas operasional, Hutama Karya juga menunjuk Iwan Hermawan sebagai Direktur Operasi III, melengkapi formasi baru yang diharapkan membawa angin segar bagi efisiensi proyek-proyek strategis.
Pihak manajemen Hutama Karya memastikan bahwa restrukturisasi kepemimpinan ini tidak akan menimbulkan dampak disruptif terhadap kegiatan operasional sehari-hari, aspek hukum, maupun stabilitas kondisi keuangan perusahaan. Dengan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang telah diperbarui, perseroan menargetkan peningkatan sinergi dan kolaborasi yang lebih erat di antara kedua organ tersebut. Harapannya, formasi baru ini akan menjadi katalisator untuk mendorong akselerasi kinerja dan pencapaian target-target ambisius Hutama Karya dalam kontribusinya terhadap pembangunan infrastruktur nasional.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar