55 NEWS – Aksi penjarahan gudang Bulog Sarudik di Sibolga, Sumatera Utara, viral di media sosial. Video yang beredar luas memperlihatkan kerumunan massa menyerbu gudang dan membawa keluar komoditas seperti beras dan minyak goreng.

Related Post
Menanggapi kejadian ini, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh banjir besar yang melanda wilayah tersebut. Bencana ini menyebabkan masyarakat kesulitan mengakses bahan pangan.

"Kami memahami bahwa masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana yang memutus akses pangan," ujar Rizal dalam keterangan resminya, Senin (1/12/2025). Ia menambahkan bahwa fokus utama Bulog saat ini adalah memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secepatnya.
Bulog menyadari bahwa tindakan masyarakat tersebut merupakan bentuk keterpaksaan akibat kesulitan mendapatkan akses pangan karena jalur distribusi yang terisolasi selama beberapa hari. Saat ini, Bulog tengah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah, Badan Pangan Nasional, TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait untuk mempercepat pemulihan distribusi pangan yang tepat sasaran. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan bantuan segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar