55 NEWS – Harga pangan di pasar tradisional dan modern di seluruh Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang signifikan pada hari ini, Rabu (25/6/2025). Kenaikan harga ini terutama terjadi pada komoditas bawang merah dan beras, yang merupakan bahan pokok penting bagi masyarakat.

Related Post
Berdasarkan pantauan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, harga bawang merah mengalami kenaikan sebesar 1,67%, mencapai Rp48.650 per kilogram. Kenaikan ini menjadi perhatian serius karena bawang merah merupakan bumbu dasar yang digunakan dalam hampir setiap masakan Indonesia.

Tidak hanya bawang merah, harga beras juga mengalami lonjakan yang mengkhawatirkan. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing naik 0,35%, menjadi Rp14.400 dan Rp14.200 per kilogram. Harga ini jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp12.500 per kilogram. Kondisi serupa juga terjadi pada beras medium I dan II, yang masing-masing naik 0,32% menjadi Rp15.650 dan Rp15.550 per kilogram, jauh di atas HET yang sama.
Kenaikan harga juga terjadi pada beras kualitas super. Beras super I naik 0,3% menjadi Rp16.950 per kilogram, sementara beras super II naik 0,3% menjadi Rp16.500 per kilogram. Harga ini juga jauh di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp14.500 per kilogram.
Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama bagi keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah. Kenaikan harga bahan pokok akan semakin membebani pengeluaran rumah tangga dan berpotensi menurunkan daya beli masyarakat. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk menstabilkan harga pangan dan memastikan ketersediaan pasokan di pasar. Beberapa langkah yang mungkin dilakukan antara lain operasi pasar, subsidi harga, dan pengawasan distribusi yang lebih ketat.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar