Harga Pangan Terbang Tak Terkendali! Beras, Ayam, Telur Bikin Dompet Menjerit?

Harga Pangan Terbang Tak Terkendali! Beras, Ayam, Telur Bikin Dompet Menjerit?

55 NEWS – Akhir pekan ini, konsumen di seluruh Indonesia harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Harga sejumlah komoditas pangan pokok terpantau mengalami kenaikan signifikan, Minggu (10/8/2025). Beras, daging ayam, telur, hingga bawang merah kompak merangkak naik, menambah beban ekonomi rumah tangga.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan data terkini dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, harga beras mengalami kenaikan di semua tingkatan kualitas. Beras kualitas bawah I kini dibanderol Rp14.700 per kg, naik 0,68 persen, sementara beras kualitas bawah II naik 0,69 persen menjadi Rp14.550 per kg. Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas medium dan super, masing-masing naik antara 0,29 hingga 0,32 persen.

 Harga Pangan Terbang Tak Terkendali! Beras, Ayam, Telur Bikin Dompet Menjerit?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tidak hanya beras, harga daging ayam juga mengalami kenaikan tipis sebesar 0,14 persen menjadi Rp35.700 per kg. Telur ayam ras juga ikut naik 0,16 persen menjadi Rp30.400 per kg. Kenaikan paling mencolok terjadi pada bawang merah, yang melonjak 2,48 persen menjadi Rp57.750 per kg.

Harga cabai juga tak kalah pedas. Cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing naik 2,99 persen dan 2,37 persen, menjadi Rp48.150 dan Rp47.600 per kg. Daging sapi kualitas I dan II juga mengalami kenaikan, masing-masing sebesar 0,29 persen dan 0,27 persen, menjadi Rp140.100 dan Rp132.300 per kg.

Di tengah kenaikan harga yang melanda, ada sedikit angin segar bagi konsumen. Harga bawang putih mengalami penurunan tipis sebesar 0,61 persen menjadi Rp40.750 per kg. Cabai rawit hijau dan merah juga mengalami penurunan harga, masing-masing sebesar 0,32 persen dan 1,69 persen.

Selain itu, gula pasir kualitas premium dan minyak kemasan bermerek I juga mengalami penurunan tipis, masing-masing sebesar 0,25 persen dan 0,22 persen. Namun, penurunan ini tampaknya belum cukup untuk mengimbangi kenaikan harga komoditas lainnya. Fenomena kenaikan harga pangan ini tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Upaya stabilisasi harga perlu segera dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi. Masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, sehingga harga pangan dapat kembali stabil dan terjangkau.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar