55 NEWS – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berjanji tidak akan membiarkan praktik curang yang memainkan harga pangan, khususnya telur, merugikan masyarakat. Pemerintah akan bertindak tegas terhadap para pelaku yang terbukti bersalah.

Related Post
Amran telah menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri untuk segera menertibkan para pengusaha nakal, terutama di 177 kabupaten/kota yang harga telurnya masih di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Ancaman serius dilontarkan, mulai dari pencabutan izin usaha hingga penangkapan bagi para middleman (perantara) yang terbukti melakukan kecurangan.

"Yang bermain curang itu middleman (produsen). Satgas Pangan, saya umumkan, cabut izinnya! Kalau perlu, tangkap!" tegas Amran seperti dikutip 55tv.co.id, Kamis (20/11/2025).
Mentan meyakinkan masyarakat bahwa kenaikan harga telur yang sempat terjadi bersifat sementara. Ia optimis harga akan segera terkoreksi, terutama setelah harga Day Old Chick (DOC) atau bibit ayam telah mengalami penurunan signifikan dari Rp14.000 menjadi Rp11.500. Penurunan harga DOC ini diharapkan dapat meringankan beban biaya produksi peternak dan berimbas positif pada harga telur di pasaran.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar