55 NEWS – Pasar modal Indonesia bersiap menyambut pekan perdagangan yang berpotensi fluktuatif, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan menguji level psikologis krusial 9.000. Analisis terkini dari tim riset terkemuka mengindikasikan bahwa IHSG berpeluang menembus rentang 9.030 hingga 9.077 pada awal perdagangan pekan depan. Penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil menguat tipis 0,13% ke posisi 8.936, di tengah meredanya tekanan jual yang sempat mendominasi.

Related Post
MNC Sekuritas, dalam laporan harian ‘MNCS Daily Scope Wave’ yang dirilis Minggu (11/1/2026), secara spesifik memaparkan proyeksi pergerakan IHSG untuk perdagangan Senin (12/1/2026). Menurut analisis mereka, momentum penguatan IHSG diperkirakan akan berlanjut. "Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9.030–9.077," demikian kutipan dari laporan tersebut.

Kendati demikian, para investor diimbau untuk tetap waspada. MNC Sekuritas juga menyajikan skenario alternatif yang mengindikasikan potensi koreksi. "Waspadai adanya koreksi yang diperkirakan menguji level support 8.843–8.904," tegas tim riset tersebut, menekankan pentingnya manajemen risiko. Untuk mengantisipasi pergerakan tersebut, MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG pada 8.867 dan 8.806. Sementara itu, level resistance krusial yang perlu diperhatikan berada di 8.996 dan 9.030.
Di tengah proyeksi pergerakan IHSG yang dinamis, MNC Sekuritas juga merilis daftar saham pilihan yang patut dicermati oleh para pelaku pasar. Berikut adalah beberapa rekomendasi strategis dari tim analis 55tv.co.id:
-
ARCI (PT Archi Indonesia Tbk): Rekomendasi Buy on Weakness
Saham ARCI menunjukkan performa positif dengan penguatan signifikan 4,31% menuju level 1.695. Kenaikan ini didukung oleh volume pembelian yang substansial dan posisi harga yang konsisten bertahan di atas Moving Average 20 (MA20), mengindikasikan momentum bullish yang kuat. Secara teknikal, ARCI diperkirakan berada pada fase wave 4 dari wave (C).- Strategi: Buy on Weakness di rentang 1.575–1.610
- Target Harga: 1.750, 1.950
- Stop Loss: Di bawah 1.525
-
BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk): Rekomendasi Spec Buy
Saham perbankan raksasa, BBRI, mengalami koreksi tipis 0,81% dan ditutup pada level 3.680, diiringi oleh munculnya tekanan jual. Meskipun demikian, analisis teknikal menunjukkan bahwa BBRI diperkirakan berada pada awal wave (iii) dari wave [c], yang berpotensi menjadi titik balik untuk penguatan.- Strategi: Speculative Buy di rentang 3.630–3.650
- Target Harga: 3.780, 3.830
- Stop Loss: Di bawah 3.590
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar