55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren positifnya pada perdagangan hari ini, dengan potensi menguji level resisten di 7.670. Analis pasar modal, William Hartanto, optimis bahwa IHSG memiliki momentum untuk menembus level tersebut, yang terakhir kali dicapai pada 28 Juli 2025. Proyeksi pergerakan indeks saham hari ini berada di rentang 7.549-7.670.

Related Post
William Hartanto menyoroti peran penting aliran dana asing (foreign flow) yang signifikan dalam mendorong penguatan IHSG. Pada perdagangan sebelumnya, tercatat net buy asing sebesar Rp834 miliar, dengan saham-saham blue chip seperti BBCA, BBRI, FILM, DSSA, dan BREN menjadi incaran utama investor asing.

"Dengan adanya bantuan net buy asing pada beberapa saham big caps, maka penguatan IHSG akan lebih cepat dan lebih besar untuk menuju level resistance ini," jelas William dalam risetnya.
Secara teknikal, William meyakini bahwa fase bottoming IHSG telah usai, membuka peluang bagi penguatan berkelanjutan. Ia menyarankan para pelaku pasar untuk fokus pada saham-saham yang menjadi target akumulasi asing, sambil mempertimbangkan peluang koreksi pada saham-saham new blue chips. Strategi ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi keuntungan di tengah sentimen positif yang melingkupi pasar saham saat ini. Investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan faktor risiko dalam setiap keputusan investasi. Pantau terus perkembangan pasar dan berita terkini untuk mendapatkan informasi yang akurat dan relevan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai analisis pasar modal dan rekomendasi saham lainnya, kunjungi 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar