Jantung Logistik Nasional di Ambang Krisis! Ribuan Truk Terjebak di Merak-Bakauheni, Pengusaha Kapal Blak-blakan Ungkap Borok Infrastruktur yang Ancam Rantai Pasok Ekonomi!

Jantung Logistik Nasional di Ambang Krisis! Ribuan Truk Terjebak di Merak-Bakauheni, Pengusaha Kapal Blak-blakan Ungkap Borok Infrastruktur yang Ancam Rantai Pasok Ekonomi!

55 NEWS – Antrean panjang kendaraan logistik, khususnya truk, kembali menjadi pemandangan mengkhawatirkan di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni selama dua hari terakhir. Situasi ini bukan sekadar kemacetan biasa, melainkan cerminan dari tekanan serius terhadap rantai pasok nasional, dipicu oleh kombinasi lonjakan volume pengiriman barang dan kendala cuaca ekstrem.

COLLABMEDIANET

Lonjakan volume ini terjadi menjelang pemberlakuan pembatasan operasional bagi kendaraan bersumbu tiga ke atas, mendorong para pelaku usaha untuk mempercepat distribusi barang. Di sisi lain, kondisi cuaca buruk turut memperlambat laju pelayanan kapal di pelabuhan, menciptakan efek domino yang memperparah penumpukan dan mengancam efisiensi pergerakan barang antar pulau.

Jantung Logistik Nasional di Ambang Krisis! Ribuan Truk Terjebak di Merak-Bakauheni, Pengusaha Kapal Blak-blakan Ungkap Borok Infrastruktur yang Ancam Rantai Pasok Ekonomi!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menanggapi krisis ini, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (DPP Gapasdap), Khoiri Soetomo, menegaskan bahwa insiden ini kembali menyoroti urgensi pembenahan fundamental pada infrastruktur pelabuhan penyeberangan. Menurutnya, baik dari segi kuantitas maupun kualitas dermaga, fasilitas yang ada saat ini masih jauh dari memadai untuk menopang kebutuhan logistik yang terus bertumbuh pesat.

Khoiri menjelaskan, kapasitas dermaga yang tersedia saat ini hanya mampu melayani sekitar 30 persen dari total kapal yang telah mengantongi izin operasi di rute krusial Merak-Bakauheni. "Akibat keterbatasan jumlah dermaga, setiap hari lebih banyak kapal yang harus menunggu giliran operasi dibandingkan kapal yang dapat berlayar. Kondisi ini membuat potensi kapasitas angkut sebenarnya belum dapat dimanfaatkan secara optimal," ungkap Khoiri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/3/2026), seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Ia menambahkan, jika jumlah dermaga dapat ditingkatkan dan seluruh armada kapal yang telah berizin dapat dioptimalkan secara maksimal, potensi terjadinya penumpukan kendaraan yang berulang kali menghambat kelancaran distribusi barang ini dapat diminimalisir secara signifikan. Pembenahan ini krusial untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di pasar domestik, serta memastikan efisiensi biaya logistik nasional yang sangat berpengaruh terhadap daya saing ekonomi.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar