55 NEWS – Menjelang puncak mobilitas masyarakat di penghujung tahun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengambil langkah proaktif guna menjamin kelancaran dan keselamatan program mudik gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Seluruh armada bus yang akan mengangkut ribuan pemudik dipastikan telah melalui inspeksi keselamatan (rampcheck) menyeluruh, sebuah upaya strategis untuk meminimalisir potensi insiden di jalan raya yang dapat merugikan ekonomi dan kepercayaan publik.

Related Post
Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Yusuf Nugroho, menegaskan komitmen pemerintah. "Seluruh bus yang akan beroperasi telah kami pastikan dalam kondisi laik jalan dan siap dioperasikan," ujar Yusuf dalam keterangan resminya yang diterima 55tv.co.id pada Selasa (23/12/2025). Ia menambahkan, langkah ini krusial untuk meminimalisir risiko kecelakaan fatal, merujuk pada insiden tragis yang belum lama ini terjadi di ruas tol Semarang yang menyoroti urgensi keselamatan transportasi darat.

Yusuf menjelaskan, inspeksi keselamatan ini tidak dilakukan secara parsial, melainkan mencakup tiga pilar utama yang saling terkait: aspek administrasi, pemeriksaan teknis kendaraan secara mendalam, hingga verifikasi kesiapan pengemudi. Pendekatan komprehensif ini menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan publik terhadap layanan transportasi yang aman dan handal, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata dan perdagangan selama periode libur panjang.
Pada dimensi administrasi, petugas secara teliti memeriksa kelengkapan dokumen persyaratan teknis laik jalan serta perizinan operasional seperti Kartu Pengawasan (KPS) dan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe). Sementara itu, fokus utama pada aspek teknis kendaraan adalah komponen vital keselamatan. Mulai dari sistem pengereman yang responsif, fungsi wiper yang optimal, kondisi ban yang prima, sistem pencahayaan yang berfungsi penuh, hingga ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) dan pemecah kaca sebagai antisipasi dalam situasi darurat, semuanya dipastikan memenuhi standar.
Tidak hanya kendaraan, kesiapan pengemudi juga menjadi sorotan utama. Kemenhub memastikan kondisi kesehatan pengemudi prima, pemahaman mendalam terhadap rute perjalanan yang akan dilalui, serta kemampuan mengemudikan kendaraan sesuai standar keselamatan yang berlaku. "Kami ingin setiap perjalanan berlangsung dengan selamat dan aman sampai tujuan, sehingga program mudik gratis ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendukung stabilitas ekonomi lokal," pungkas Yusuf.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar