Jutaan Keluarga Menanti! Bantuan Pangan Rp 10 Triliun Lebih Siap Mengalir 4 Bulan Penuh, Bapanas Ungkap Strategi Jaga Harga Beras Stabil Sepanjang 2026!

Jutaan Keluarga Menanti! Bantuan Pangan Rp 10 Triliun Lebih Siap Mengalir 4 Bulan Penuh, Bapanas Ungkap Strategi Jaga Harga Beras Stabil Sepanjang 2026!

55 NEWS – Kabar gembira datang bagi jutaan keluarga di Indonesia. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengonfirmasi kesiapan pencairan bantuan pangan masif untuk 18,277 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama empat bulan ke depan. Langkah strategis ini bukan hanya intervensi sosial, melainkan juga bagian integral dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, sepanjang tahun 2026.

COLLABMEDIANET

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, dalam keterangannya pada Minggu (11/1/2026), menegaskan optimisme pemerintah dalam menghadapi tantangan pangan tahun ini. "Kita harus optimistis tidak ada masalah untuk beras di tahun 2026 ini. Tentu SPHP beras jalan terus. Tahun 2026 kemarin sudah disepakati di dalam rakortas, SPHP 1,5 juta ton. Kemudian sudah disepakati juga bantuan pangan untuk 18,277 juta keluarga selama 4 bulan," jelas Astawa, menggarisbawahi komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Jutaan Keluarga Menanti! Bantuan Pangan Rp 10 Triliun Lebih Siap Mengalir 4 Bulan Penuh, Bapanas Ungkap Strategi Jaga Harga Beras Stabil Sepanjang 2026!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Astawa menambahkan, penyaluran bantuan pangan ini memiliki fungsi ganda sebagai mekanisme ‘pengeluaran stok’ yang vital. Dengan demikian, ketika Perum Bulog mulai melakukan penyerapan hasil panen raya, dinamika keluar-masuk beras di gudang dapat dikelola secara optimal. Data Bapanas menunjukkan, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog mencapai angka impresif 3,248 juta ton hingga akhir tahun 2025, memberikan landasan kuat bagi keberlanjutan program intervensi pasar.

Di sisi lain, pelaksanaan bantuan pangan tahap kedua yang mencakup komoditas beras dan minyak goreng masih diperpanjang hingga 31 Januari 2026. Perpanjangan ini dimungkinkan berkat persetujuan Kementerian Keuangan atas skema Rekening Penampung Akhir Tahun Anggaran (RPATA) yang diajukan Bapanas, menunjukkan fleksibilitas fiskal pemerintah dalam mendukung program kerakyatan.

Hingga 2 Januari 2026, progres penyaluran bantuan pangan tahap kedua oleh Bulog telah mencapai 17,370 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari total target 18,277 juta PBP. Secara agregat, beras yang telah didistribusikan mencapai 347,4 ribu ton, sementara minyak goreng mencapai 69,4 juta liter di seluruh wilayah Indonesia. Data ini, sebagaimana dirilis oleh 55tv.co.id, menunjukkan efektivitas distribusi yang terus ditingkatkan.

Dengan berbagai strategi ini, Bapanas dan pemerintah berharap dapat menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi pangan, serta memastikan ketersediaan pasokan yang stabil, yang pada akhirnya akan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar