55 NEWS – Pemerintah Indonesia secara resmi menegaskan komitmennya untuk memberikan apresiasi kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan kurir aplikasi melalui program Bonus Hari Raya (BHR) pada tahun 2026. Alokasi dana untuk BHR 2026 ini disepakati mencapai angka fantastis Rp220 miliar, sebuah lonjakan signifikan yang hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp105 hingga Rp110 miliar. Program insentif ini diproyeksikan akan menjangkau lebih dari 850 ribu mitra pengemudi dan kurir di seluruh penjuru Indonesia, menunjukkan pengakuan pemerintah dan perusahaan aplikator terhadap kontribusi mereka dalam ekosistem ekonomi digital.

Related Post
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa kesepakatan monumental ini merupakan hasil dari dialog intensif dan konstruktif antara pemerintah dengan jajaran pimpinan perusahaan aplikator terkemuka. Dialog tersebut menghasilkan komitmen kuat dari para penyedia layanan untuk memberikan penghargaan yang lebih besar kepada para mitra mereka.

"Alhamdulillah, komitmen kuat dari para aplikator juga diwakili oleh yang hadir. Jumlah yang diberikan ini, BHR tahun 2026, dapat mencakup sekitar 850 ribu mitra penerima atau pengemudi dengan nilai total Rp220 miliar," ungkap Airlangga dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Gedung Kemenko Perekonomian pada Selasa, 3 Maret 2026. Peningkatan substansial pada total anggaran BHR ini didorong oleh kenaikan alokasi dana dari masing-masing perusahaan penyedia layanan transportasi daring.
Lebih lanjut, Airlangga merinci perbandingan kontribusi finansial dari berbagai perusahaan aplikator. GoTo dan Grab, dua raksasa di sektor ini, masing-masing menyediakan dana sekitar Rp100 hingga Rp110 miliar untuk BHR 2026. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dari posisi tahun lalu yang hanya Rp50 miliar per perusahaan.
Tidak hanya itu, platform Maxim mencatatkan lonjakan penerima bonus yang paling drastis, dengan jumlah mitra yang mendapatkan BHR mencapai 51 ribu. Angka ini jauh melampaui capaian tahun sebelumnya yang hanya mencakup sekitar 1.000 mitra. Sementara itu, inDrive juga turut berpartisipasi aktif, memberikan bonus kepada ratusan mitra pengemudinya, diperkirakan sekitar 500 mitra. "Jadi, Maxim peningkatannya juga besar, 51 ribu, kemudian inDrive juga memberikan sekitar 500-an," tambah Airlangga, menggarisbawahi ekspansi cakupan penerima bonus di berbagai platform.
Kebijakan BHR 2026 ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan dan daya beli para mitra pengemudi dan kurir menjelang Hari Raya, tetapi juga menjadi stimulus positif bagi pertumbuhan sektor ekonomi digital dan gig economy di Indonesia.
Editor: Akbar soaks







Tinggalkan komentar