Kabar Gembira dari Bapanas! Harga Pangan Terkendali di Bulan Suci, Ada Komoditas yang Anjlok Drastis, Apa Saja?

Kabar Gembira dari Bapanas! Harga Pangan Terkendali di Bulan Suci, Ada Komoditas yang Anjlok Drastis, Apa Saja?

55 NEWS – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan kabar baik bagi masyarakat Indonesia, khususnya menjelang perayaan Idulfitri. Selama bulan suci Ramadan ini, harga bahan pangan pokok di pasaran terpantau relatif stabil, sebuah pencapaian yang menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli dan kenyamanan konsumen. Pemerintah bertekad kuat untuk mempertahankan kewajaran harga, memastikan setiap keluarga dapat memenuhi kebutuhan pangan esensial mereka dengan tenang dan nyaman, baik selama puasa maupun hingga momen Lebaran tiba.

COLLABMEDIANET

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, memaparkan hasil observasi langsung di Pasar Gondangdia, Jakarta. Pemantauan yang dilakukan pada Jumat (27/2/2026) tersebut menunjukkan bahwa harga sejumlah komoditas strategis masih berada dalam koridor Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah. "Tingkat harga pangan saat ini cukup baik. Kami berharap kondisi ini dapat terus terjaga, sehingga masyarakat semakin nyaman dalam mengakses bahan pangan dengan harga yang wajar," ujar Ketut, seperti dilansir 55tv.co.id.

Kabar Gembira dari Bapanas! Harga Pangan Terkendali di Bulan Suci, Ada Komoditas yang Anjlok Drastis, Apa Saja?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Berdasarkan data lapangan, beberapa komoditas menunjukkan stabilitas harga yang patut dicatat. Daging sapi, misalnya, terpantau di kisaran maksimal Rp140.000 per kilogram. Sementara itu, daging ayam ras dijual sekitar Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram, dengan harga ayam utuh berbobot 1,4 kilogram mencapai sekitar Rp50.000. Bawang merah berada di rentang Rp42.000 hingga Rp43.000 per kilogram. Kabar baik datang dari cabai rawit merah yang mengalami penurunan signifikan menjadi Rp100.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp120.000 per kilogram. Telur ayam ras stabil di Rp30.000 hingga Rp31.000 per kilogram, bawang putih Rp38.000 hingga Rp39.000 per kilogram, dan beras medium Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram.

Lebih lanjut, indikator makro juga mendukung optimisme ini. Data Indeks Perkembangan Harga (IPH) hingga minggu ketiga Februari 2026 menunjukkan tren positif yang signifikan. Jumlah daerah yang melaporkan penurunan IPH mengalami peningkatan substansial dibandingkan bulan sebelumnya, mengindikasikan bahwa volatilitas harga pangan berhasil dikendalikan secara efektif.

Secara spesifik, komoditas bawang putih mencatat perbaikan luar biasa, dengan 138 kabupaten/kota mengalami penurunan IPH. Angka ini melonjak dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 65 daerah. Telur ayam ras juga menunjukkan performa membaik, dengan 171 kabupaten/kota melaporkan penurunan IPH, naik dari 129 daerah pada periode sebelumnya.

Secara keseluruhan, penurunan IPH tertinggi tercatat pada bawang merah di 232 kabupaten/kota. Disusul oleh minyak goreng (207 daerah), cabai merah (145 daerah), daging ayam ras (88 daerah), cabai rawit (81 daerah), beras (79 daerah), gula pasir (49 daerah), dan daging sapi (22 daerah). Data ini menegaskan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan membuahkan hasil positif, memberikan ketenangan bagi masyarakat di tengah momentum penting ini.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar