55 NEWS – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, menyampaikan permohonan maaf atas dampak bencana banjir yang melanda Sumatera, khususnya di Tapanuli Selatan. Permintaan maaf ini disampaikan langsung kepada Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, saat meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru. Suharyanto mengaku terkejut dengan skala kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir tersebut.

Related Post
"Saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf Pak Bupati. Ini bukan berarti kami tidak peduli," ujar Suharyanto, menunjukkan komitmen BNPB untuk hadir dan membantu masyarakat yang terdampak bencana, tidak hanya di Tapanuli Selatan, tetapi juga di daerah-daerah lain yang membutuhkan.

Lantas, siapa sebenarnya Letjen Suharyanto dan bagaimana perjalanan kariernya hingga menduduki posisi penting di BNPB? Berikut ulasan singkat profil dan perjalanan kariernya:
Suharyanto merupakan seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki pengalaman panjang di berbagai bidang. Kariernya dimulai sebagai Komandan Yonif 516/Cakra Yudha (2004-2005) dan berlanjut sebagai Komandan Yonif 500/Raider (2005-2006). Pada tahun yang sama, ia dipercaya memegang tampuk kepemimpinan sebagai Komandan Kodim 0832/Surabaya Selatan.
Sebelum menduduki jabatan strategis di BNPB, Suharyanto juga pernah berkiprah di Badan Intelijen Negara (BIN). Pada tahun 2016, ia menjabat sebagai Kepala Biro Kepegawaian Settama BIN hingga 2017. Kemudian, ia dipercaya sebagai Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN hingga 2018, sebelum akhirnya menjabat sebagai Kasdam Jaya pada tahun yang sama.
Kariernya terus menanjak hingga pada tahun 2019, Suharyanto diangkat menjadi Sekretaris Militer Presiden Kementerian Sekretariat Negara. Jabatan ini diembannya sebelum akhirnya menduduki posisi sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya. Puncaknya, pada Rabu, 17 November 2021, Suharyanto diamanahi jabatan sebagai Kepala BNPB dan dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Dengan pengalaman yang luas di bidang militer, intelijen, dan pemerintahan, Suharyanto diharapkan mampu membawa BNPB menjadi lembaga yang lebih responsif dan efektif dalam penanggulangan bencana di seluruh Indonesia.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar