Magelang Gempar! Prabowo Sentil Anindya Bakrie di Tengah Peluncuran Pabrik EV Bersejarah, Ungkap Potensi Ekonomi Hijau Raksasa Indonesia & Pesan Khusus untuk Sang Ayah!

55 NEWS – Magelang, Jawa Tengah menjadi saksi bisu peresmian fasilitas produksi kendaraan komersial berbasis listrik yang digadang-gadang akan menjadi tonggak sejarah baru bagi industri otomotif nasional. Dalam momen krusial tersebut, Presiden Prabowo Subianto tak hanya meresmikan pabrik perakitan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, namun juga melontarkan kelakar ringan yang penuh makna kepada Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sekaligus Komisaris Utama VKTR, Anindya Bakrie, pada Kamis (9/4/2026).

COLLABMEDIANET

Di tengah suasana peresmian yang sarat akan harapan ekonomi, Presiden Prabowo secara humoris menyentil Anindya Bakrie dengan menyinggung kedekatannya dengan sang ayah, Aburizal Bakrie, seorang figur pengusaha senior yang dikenal luas. "Saya kira, meskipun bapakmu adalah kawan lama saya, hari ini ia pasti merasa sangat bangga. Mengapa gerangan beliau tidak hadir di sini? Tolong sampaikan teguran dari Presiden Republik Indonesia ini kepadanya, ya kan," ujar Prabowo, yang disambut gelak tawa dan senyum simpul dari para hadirin, mencairkan suasana formal dengan sentuhan personal yang hangat.

Magelang Gempar! Prabowo Sentil Anindya Bakrie di Tengah Peluncuran Pabrik EV Bersejarah, Ungkap Potensi Ekonomi Hijau Raksasa Indonesia & Pesan Khusus untuk Sang Ayah!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sebelumnya, Kepala Negara memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif strategis yang digagas oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie. Prabowo menegaskan bahwa langkah VKTR ini bukan sekadar inovasi biasa, melainkan sebuah "tonggak bersejarah" yang patut dibanggakan. "Ini ibarat pepatah, pucuk dicinta ulam pun tiba. Sebuah momentum yang sangat tepat dan krusial bagi kemajuan bangsa," ungkapnya, seraya menambahkan bahwa terobosan ini adalah cerminan dari semangat dan visi yang diharapkan dari generasi muda Indonesia dalam mendorong kemandirian ekonomi dan teknologi.

Prabowo menekankan urgensi transisi energi, menyerukan agar Indonesia segera beralih dari ketergantungan pada energi fosil berbasis karbon. "Kita harus mulai meninggalkan energi fosil berbasis karbon dan menggunakannya hanya untuk kepentingan strategis yang sangat terbatas," tegasnya, menggarisbawahi visi jangka panjang pemerintah. Lebih lanjut, ia memaparkan potensi ekonomi luar biasa yang dimiliki Indonesia dalam pengembangan energi alternatif. Salah satunya adalah kemampuan memproduksi bahan bakar pesawat (avtur) dari komoditas kelapa sawit yang melimpah. Tak hanya itu, Prabowo juga menyinggung inovasi masa depan, di mana avtur bahkan dapat diolah dari limbah minyak goreng atau jelantah. "Kita akan membuka pusat-pusat pengolahan atau refinery untuk itu dan melakukan investasi besar-besaran di bidang tersebut," janji Prabowo, mengisyaratkan komitmen serius pemerintah untuk menggenjot sektor energi terbarukan sebagai pilar pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, sebagaimana dilaporkan oleh 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar