Meikarta Bangkit dari Abu Kontroversi: Menteri PKP Ungkap Proyek Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia, Danantara dan Himbara Siap Gelontorkan Dana Triliunan! Akankah Jadi Solusi Krisis Perumahan Nasional?

Meikarta Bangkit dari Abu Kontroversi: Menteri PKP Ungkap Proyek Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia, Danantara dan Himbara Siap Gelontorkan Dana Triliunan! Akankah Jadi Solusi Krisis Perumahan Nasional?

55 NEWS – Wajah baru Meikarta di Cikarang, Jawa Barat, kian nyata dengan rencana ambisius pembangunan rumah susun (rusun) bersubsidi berskala raksasa. Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atau akrab disapa Ara, menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan proyek ini, didukung penuh oleh Danantara dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Langkah ini diharapkan menjadi angin segar bagi jutaan keluarga Indonesia yang mendambakan hunian layak dan terjangkau.

COLLABMEDIANET

Dalam keterangan persnya di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Selasa (10/2/2026), Menteri Ara mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan untuk memastikan kelancaran proyek strategis ini. "Dua hari lalu saya bertemu langsung dengan CEO Danantara, Bapak Rosan. Beliau memastikan Danantara akan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif strategis ini," ujar Ara, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah dan lembaga keuangan.

Meikarta Bangkit dari Abu Kontroversi: Menteri PKP Ungkap Proyek Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia, Danantara dan Himbara Siap Gelontorkan Dana Triliunan! Akankah Jadi Solusi Krisis Perumahan Nasional?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tak hanya itu, Ara juga secara khusus meminta partisipasi aktif dari perbankan yang tergabung dalam Himbara. Ia berharap Himbara dapat mengalokasikan porsi anggaran signifikan untuk pembiayaan proyek rusun bersubsidi ini, mengingat skala dan dampaknya yang masif terhadap sektor perumahan nasional. Indikasi keseriusan proyek ini terlihat dari telah dimulainya proses land clearing sejak awal tahun 2026, menandakan transisi dari tahap perencanaan ke implementasi fisik di lapangan.

Proyek ini dirancang untuk menjadi yang terbesar di Tanah Air, dengan rencana pembangunan sedikitnya 18 menara rusun. Setiap menara akan menjulang setinggi 30 lantai, menghadirkan total estimasi 141.000 unit hunian. "Ini bukan sekadar proyek biasa, ini akan menjadi kompleks rumah susun bersubsidi terbesar yang pernah ada di Indonesia, sebuah terobosan untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat," tegas Ara, menggambarkan visi besar di balik inisiatif ini yang berpotensi mengubah lanskap perumahan subsidi.

Menyadari rekam jejak Meikarta yang sempat diwarnai berbagai kontroversi dan permasalahan konsumen di bawah pengembang sebelumnya, Lippo Group, Menteri Ara secara eksplisit menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel. "Kami berkomitmen penuh bahwa implementasi proyek rusun bersubsidi di lahan eks-Meikarta ini akan berjalan di atas prinsip-prinsip good corporate governance. Setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pembiayaan, hingga serah terima unit, akan diawasi ketat demi menjamin kepercayaan publik dan hak-hak konsumen," jelasnya, menandakan upaya serius untuk memulihkan citra dan membangun fondasi yang kokoh.

Proyek monumental ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi konkret bagi defisit perumahan nasional, tetapi juga berpotensi memicu geliat ekonomi lokal. Dengan skala pembangunan yang masif, terciptanya ribuan lapangan kerja, baik langsung maupun tidak langsung, dari sektor konstruksi hingga penunjang, akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di wilayah Cikarang dan sekitarnya. Selain itu, ketersediaan hunian terjangkau di lokasi strategis seperti Meikarta juga akan meningkatkan daya saing kawasan sebagai pusat industri dan bisnis.

Dengan dukungan penuh dari Danantara dan Himbara, serta komitmen terhadap transparansi, proyek rusun bersubsidi di Meikarta ini diproyeksikan menjadi mercusuar harapan bagi jutaan keluarga Indonesia yang mendambakan hunian layak dan terjangkau. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam upaya pemerintah mengatasi tantangan perumahan di negeri ini.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar