MELEJIT! PHRI Blak-blakan: Sektor Pariwisata Bukan Sekadar Liburan, Tapi Mesin Uang Raksasa Perekonomian Nasional. Siap-siap Cek Fakta Mengejutkan Ini!

MELEJIT! PHRI Blak-blakan: Sektor Pariwisata Bukan Sekadar Liburan, Tapi Mesin Uang Raksasa Perekonomian Nasional. Siap-siap Cek Fakta Mengejutkan Ini!

55 NEWS – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) kembali menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui sektor pariwisata, PHRI meyakini dampak ekonomi langsung yang signifikan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sebuah klaim yang diperkuat oleh data serapan tenaga kerja yang mencapai angka fantastis 25,91 juta pekerja. Angka ini menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor paling vital dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

COLLABMEDIANET

Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PHRI di Semarang, Selasa (10/2/2026), menjelaskan bahwa industri perhotelan dan restoran tidak hanya menciptakan lapangan kerja, namun juga memicu efek berganda yang luas dan merata. "Ini bukan sekadar bisnis penginapan dan kuliner semata," tegas Hariyadi. "Dari satu kunjungan wisatawan, ada pedagang kuliner lokal yang kecipratan rezeki, ada pengrajin seni yang karyanya dibeli, hingga petani lokal yang produknya diserap hotel dan restoran. Distribusi pendapatan semacam ini sangat berbeda dengan sektor lain yang seringkali perolehan nilai komersialnya hanya dinikmati oleh segelintir elite."

MELEJIT! PHRI Blak-blakan: Sektor Pariwisata Bukan Sekadar Liburan, Tapi Mesin Uang Raksasa Perekonomian Nasional. Siap-siap Cek Fakta Mengejutkan Ini!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kontribusi sektor ini juga terasa nyata di tingkat daerah. Hariyadi menyoroti bagaimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari bisnis perhotelan dan restoran terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, menjadi salah satu pilar utama pemasukan kas daerah. "Para kepala daerah, seperti Ibu Wali Kota Semarang atau Pak Bima Arya saat menjabat di Bogor, pasti sangat memahami betapa vitalnya kontribusi ini bagi kas daerah mereka. Angkanya selalu bertumbuh dari waktu ke waktu, membuktikan bahwa investasi di sektor pariwisata adalah investasi yang menguntungkan bagi pembangunan regional," imbuhnya, menggarisbawahi peran strategis sektor ini dalam pembangunan regional.

Data dari Kementerian Pariwisata turut mengamini pandangan PHRI. Sepanjang tahun 2025, Indonesia berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sektor pariwisata, yang secara substansial menyumbang pada Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional. Ini menunjukkan bahwa investasi dan fokus pada pengembangan pariwisata bukan hanya janji manis, melainkan strategi ekonomi yang terbukti efektif dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas dan mendorong akselerasi perekonomian bangsa di tengah tantangan global.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar